Ekonomi

PLN Raih Kontrak Rp366,8 Miliar, Pelihara Jaringan Listrik Kuwait

PLN Raih Kontrak Rp366,8 Miliar, Pelihara Jaringan Listrik Kuwait
Pekerja saat melakukan perawatan kabel jaringan listrik sutet di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Senin (5/8/2019). PT PLN (persero) akan mengurangi tagihan kepada pelanggannya. Hal ini dilakukan imbas padamnya listrik pada Minggu (4/8/2019) kemarin. PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan. Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment.  (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, PT Perusahaan Listrik Negara melalui entitas usahanya PT Cogindo Daya Bersama meraih kontrak operasi dan pemeliharaan jaringan listrik senilai US$25,3 juta atau setara Rp366,8 miliar (asumsi kurs Rp14.500 per dollar AS). dari Kementerian Listrik dan Air Kuwait.

Duta Besar Indonesia untuk Kuwait Tri Tharyat mengatakan keberhasilan ini dapat membuka pintu investasi bagi Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan-perusahaan Indonesia, sekaligus mendukung peningkatan tenaga kerja terampil dan ahli Indonesia di Kuwait.

"Indonesia boleh berbangga atas pencapaian ini karena telah mampu menunjukkan daya saing dan mendapat kepercayaan di Kuwait," kata Tri Tharyat dalam keterangan resminya, Sabtu (3/4/2021).

baca juga:

Lebih lanjut dia berharap proyek dapat berjalan baik agar menjadi catatan positif bagi Pemerintah Kuwait atas kinerja perusahaan Indonesia.

Diketahui, Kuwait menjadi negara strategis sebagai pintu masuk negara-negara di kawasan Teluk Persia. Hubungan bilateral dan pengalaman menyelesaikan proyek di Negara Teluk menjadi syarat penting dalam ekspansi pasar ke Timur Tengah.

Tender proyek di Kuwait membawa nama Cogindo kendati harus menggandeng perusahaan lokal NAPCO, karena menjadi salah satu persyaratan untuk bisa mengerjakan proyek di negara tersebut.

Cogindo menjalankan bisnis operasi dan pemeliharaan pembagkit listrik, suplai energi, jasa maintenance, repair and overhaul (MRO) komponen pembangkit, serta pelayanan gas diesel engine.

NAPCO sendiri merupakan perusahaan lokal Kuwait yang melayani berbagai industri termasuk minyak dan gas bumi, petrokimia, energi terbarukan, air, dan proyek infrastruktur. NAPCO terlibat dalam proses administrasi, sedangkan pekerjaan utama dikerjakan langsung oleh Cogindo.

Proses tender di Kuwait sangat kompetitif dan diikuti oleh perusahaan multinasional berskala besar. Dengan menangnya Cogindo, katanya, Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk ekspansi pasar ke Kuwait.

Sumber: ANTARA

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu