Ekonomi

PLN Catat Rasio Desa Berlistrik Telah Capai 99,62 Persen, di September

Sepanjang September 2021, sebanyak 83.125 desa di seluruh wilayah Indonesia telah berhasil dilistriki. 


PLN Catat Rasio Desa Berlistrik Telah Capai 99,62 Persen, di September
Petugas keamanan melakukan pengecekan sakelar listrik milik warga yang ada di Rusun Benhil, Jakarta, Rabu (7/4/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO   PT PLN (Persero) mencatat  sepanjang September 2021, sebanyak 83.125 desa di seluruh wilayah Indonesia telah berhasil dilistriki. 

Hal tersebut mendorong capaian Rasio Desa Berlistrik (RDB) mencapai 99,62 persen. Meski di tengah pandemi, angka ini melampaui capaian tahunan 2020 lalu yang mencatat realisasi listrik desa sebanyak 82.569 desa dengan capaian RDB 99,52 persen. 

Adapun jumlah kapasitas terpasang pembangkit di wilayah timur seperti Maluku, Papua dan Nusa Tenggara terus bertambah dalam lima tahun terakhir. 

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini mengatakan, Secara nasional, sejak 2017 pertumbuhan kapasitas terpasang pembangkit meningkat 15 persen menjadi 64,2 GW.

Bila dibandingkan, rata-rata pertumbuhan kapasitas terpasang nasional tersebut masih lebih rendah daripada pertumbuhan kapasitas terpasang pembangkit di wilayah Indonesia Timur, yakni Maluku dan Papua yang tumbuh sebesar 36 persen dan Nusa Tenggara yang tumbuh 48 persen. 

"Untuk wilayah Maluku dan Papua saja hingga September tahun ini telah mencapai 1,3 GW. Capaian ini naik 36 persen dibandingkan 2017 lalu," kata Zulkifli lewat keterangannya, Kamis (28/10/2021). 

Sedangkan di wilayah Nusa Tenggara kapasitas terpasang sebesar 1,2 GW naik 48 persen dibandingkan 2017 lalu. 

Meski di tengah kondisi pandemi Covid-19, PLN tak berhenti menghadirkan akses kelistrikan bagi masyarakat. Hal ini tercermin dari PLN terus membangun infrastruktur kelistrikan mulai dari pembangkit, transmisi, gardu induk dan jaringan distribusi. 

Penambahan kapasitas pembangkit hingga September 2021 ini mencapai 936,6 MW. Untuk transmisi sepanjang 1.910 kilometer sirkuit (kms). Sedangkan Gardu Induk sebesar 4.521 MVA.