Ekonomi

PLN Beri Diskon Biaya Tambah Daya Listrik Selama Ramadan

PLN Beri Diskon Biaya Tambah Daya Listrik Selama Ramadan
Petugas menekan tombol pengisian token jaringan listrik yang bersubsisdi di rumah susun Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/11). Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) sedang menggodok penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi. Penyederhanaan tidak berlaku bagi pelanggan rumah tangga penerima subsidi. Golongan 450 VA dengan pelanggan sebanyak 23 juta rumah tangga dan golongan 900 VA dengan pelanggan 6,5 juta rumah tangg (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO PT PLN (Persero) memberikan keringanan biaya tambah daya listrik bagi pelanggan di bulan Suci Ramadan. Hal ini dalam rangka pengembangan energi terbarukan dan membantu masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan listrik gratis.

"Dalam memberikan keleluasaan kepada pengguna listrik bagi konsumen di bulan Ramadan serta aksi nyata untuk peduli terhadap penghijauan serta pelestarian lingkungan, maka PLN menghadirkan produk Ramadan Peduli dan Ramadan Berkah yakni berupa keringanan biaya penyambungan tambah daya konsumen tegangan rendah 1 fasa," ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dilansir dari Antara, Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Bob mengatakan bahwa untuk Ramadan Peduli, PLN meluncurkan produk atau layanan berupa keringanan biaya penyambungan untuk tambah daya lewat penerbitan e-voucher bagi konsumen yang membeli produk layanan sertifikat energi terbarukan atau renewable energy certificate (REC) sebagai bentuk kepedulian dan aksi sosial peduli lingkungan.

baca juga:

Mekanismenya adalah pelanggan dapat membeli REC seharga Rp115.500, dan dengan membeli REC tersebut pelanggan akan diberikan kode voucher untuk penambahan daya bagi satu pelanggan.

Pelanggan yang telah mendapatkan kode voucher tersebut dapat melakukan redeem voucher tambah daya dengan hanya membayar Rp202.100 melalui aplikasi PLN Mobile. Jadi saat pelanggan membeli produk Ramadan Peduli dari PLN dengan membeli REC, pelanggan sudah terlibat aktif dalam membantu lingkungan serta membantu sesama di mana sebagian dari hal tersebut akan digunakan untuk penyambungan listrik gratis bagi masyarakat tidak mampu.

"PLN sedang gencar mengembangkan produk-produk energi terbarukan yang terjangkau dan mudah diakses pembeli. Salah satu caranya dengan penerbitan sertifikat energi terbarukan atau renewable energy certificate (REC). Satu REC merepresentasikan 1 MWh listrik yang diproduksi dari pembangkit listrik energi terbarukan," kata Bob.

Ia berharap melalui REC semua pihak dapat berkontribusi mengembangkan energi hijau atau green energy dengan lebih terkonsolidasi, karena dari hasil penjualan REC ini akan digunakan oleh PLN untuk menginvestasikan kembali kepada pembangkit-pembangkit energi terbarukan.

"Dengan demikian produk Ramadan Peduli ini memiliki dua fungsi yakni sebagian untuk mengembangkan energi terbarukan melalui REC dan sebagian biaya dari REC tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat tidak mampu yang belum mendapatkan listrik agar mendapatkan bantuan listrik gratis," ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN tersebut.

Di samping produk Ramadan Peduli, PLN juga meluncurkan produk keringanan biaya tambah daya listrik bagi rumah ibadah melalui produk Ramadan Berkah.

Sumber: Antara

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu