Ekonomi

Platform Crowdfunding Bizhare Ajak Dukung Pendanaan Masyarakat untuk UMKM 

Pasar Nusa Dua ini akan menjadi pusat pameran UMKM sebagai salah satu upaya mendukung suksesnya KTT G20 di Nusa Dua pada 15-16 November 2022.


Platform Crowdfunding Bizhare Ajak Dukung Pendanaan Masyarakat untuk UMKM 
Bizhare bersama Menteri BUMN Erick Tohir. (Dok. Bizhare)

AKURAT.CO Platform crowdfunding (urun dana) Bizhare turut berpartisipasi dalam peresmian Pasar Nusa Dua di Bali pada Jumat (6/5/2022). Pasar Nusa Dua ini akan menjadi pusat pameran UMKM sebagai salah satu upaya mendukung suksesnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua pada 15-16 November 2022.

Pasar Nusa Dua diresmikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki. Di acara peresmian itu hadir pula Gubernur Bali I Wayan Koster dan perwakilan Bizhare.

Menkop UKM Teten Masduki, dalam sambutannya, mengajak untuk terus mendorong inovasi di berbagai sektor UMKM, melalui pemanfaatan teknologi. Dia menambahkan, pemerintah akan terus melakukan berbagai aktivasi dan promosi bagi pelaku bisnis UMKM, sebagai bagian dari side event G20 hingga bulan November 2022 ini. 

baca juga:

Founder sekaligus CEO Bizhare Heinrich Vincent menyampaikan bahwa Bizhare sudah berhasil menyalurkan pendanaan sebesar Rp106 miliar kepada 82 bisnis UMKM dari berbagai industri seperti food and beverage (F&B), ritel, jasa, fashion, pariwisata, dan agrikultur. Selain itu, ia menyebut ada lebih dari 150 ribu investor di seluruh Indonesia yang telah bekerja sama dengan Bizhare. Vincent juga mengaku total perputaran omset mencapai Rp150 miliar dan membagikan dividen hingga Rp9 miliar kepada para investor.

“Bali sendiri merupakan provinsi yang berada pada urutan ketujuh, dengan total investor Bizhare terbesar di Indonesia,” ujar Vincent, dikutip dari rilis tertulis Bizhare yang diterima AKURAT.CO. 

Data tersebut, menurut Vincent, menunjukkan dukungan dan antusiasme masyarakat Bali untuk bisnis UMKM di Indonesia sangatlah besar. 

“Untuk itu, kami ingin mengajak semua pihak untuk berkolaborasi bersama mulai dari Kemenkop UKM, Kemenko Marves, Pemprov Bali dan seluruh stakeholders terkait, untuk bisa memperluas akses pendanaan dan investasi masyarakat kepada para UMKM di Bali serta juga seluruh Indonesia, melalui securities crowdfunding Bizhare,” jelas Vincent.

Melalui Pasar Nusa Dua ini, Bizhare membuka kesempatan bagi para pelaku bisnis UKM di wilayah Bali untuk mendaftarkan pendampingan bisnis dari partner Bizhare yaitu MBN Consulting. Melalui MBN Consulting, UMKM bisa mendapat inkubasi dan pendampingan dalam hal penyusunan laporan keuangan, persiapan legalitas hingga marketing. Tujuannya, adalah UMKM mendapat pendanaan ekspansi dari para investor.

Sebagai wujud kontribusi dalam memajukan UMKM Bali, Bizhare telah menandatangani MOU dengan Forum Komunikasi Desa Wisata Bali dalam hal Pendampingan, Pengembangan, dan Potensi Pendanaan Usaha Kecil Menengah Wilayah Bali dan sekitarnya. Saat ini, Bizhare juga sedang membuka berbagai penawaran efek untuk berbagai bisnis terbaik seperti Sour Sally, Bam Cargo, Hejo Plant-Based Eatery, Zenbu House of Mozaru, Alfamidi, Hangry, hingga Sukuk Mudharabah Pengadaaan Boneless Dada Ayam. Bixhare mengaku total pendanaannya mencapai lebih dari Rp24 miliar, yang dapat diinvestasikan oleh masyarakat mulai dari Rp100 ribu hingga Rp1 juta, melalui website dan aplikasi Bizhare.[]