News

Plasma Konvalesen Jadi Solusi Atasi COVID-19

Plasma Konvalesen Jadi Solusi Atasi COVID-19
etugas PMI melakukan pengambilan sample darah dari penyintas Covid-19 yang merupakan karyawan Pelindo III, Kamis (21/01). Sebanyak 250 penyintas Covid-19 di Surabaya dan sekitarnya turut serta dalam kegiatan donor plasma konvaselen yang diinisiasi oleh Pelindo III. (DOKUMEN)

AKURAT.CO, Pemerintah pusat dan daerah trus berupaya menanggulangi pandemi agar segera berakhir. Upaya tersebut, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan penularan dan pencegahan COVID-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Selain itu, menerbitkan kebijakan mulai dari tingkat provinsi hingga kota dan kabupaten tentang pemberian sanksi kepada para pelanggar protokol kesehatan, pembatasan kegiatan ekonomi, pembatas kerumunan masyarakat, pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (daring).

Upaya terakhir, berupa vaksinasi COVID-19 yang diharapkan dan diyakini dapat mengatasi pandemi COVID-19. Saat ini vaksinasi COVID-19 tengah berjalan, dengan sasaran awal program tersebut, seluruh tenaga kesehatan (nakes) di Sulteng yang berjumlah sekitar 50 ribu orang.

baca juga:

Plasma Konvaselen

Baru-baru ini, muncul alternatif baru yang diharapkan dapat berkontribusi signifikan dalam menekan hingga mengatasi pandemi COVID-19 di Sulteng, yakni gerakan donor plasma konvalesen.

Gerakan donor plasma konvalesen mendapat dukungan penuh dari para penyintas COVID-19 di Sulteng. Mereka ingin mendonorkan plasma darahnya untuk pengobatan pasien COVID-19 dengan gejala berat dan kritis yang masih menjalani perawatan.

Plasma konvalesen merupakan plasma darah yang diambil dari penyintas COVID-19, karena mengandung antibodi SARS-Cov-2. Plasma tersebut diproses agar dapat didonorkan.

Terapi plasma konvalesen, salah satu metode terapi tambahan yang dapat mengobati pasien COVID-19 dengan gejala berat dan kritis.Terapi tersebut merupakan konsep imunisasi pasif melalui donor plasma darah yang mengandung antibodi SARS-Cov-2 kepada penderita COVID-19 dengan gejala berat dan kritis.

Gerakan donor plasma konvalesen saat ini terus digalakkan di Sulteng dengan menyasar seluruh penyintas COVID-19 yang berada di berbagai kabupaten dan kota di daerah itu.

Sumber: ANTARA