Rahmah

PKU Masjid Istiqlal Gelar Sosialisasi Program Pendidikan Kader Ulama

PKU-Masjid Istiqlal bekerjasama dengan PTIQ Jakarta dan dibiayai oleh LPDP mengadakan Sosialisasi Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal.


PKU Masjid Istiqlal Gelar Sosialisasi Program Pendidikan Kader Ulama
Sosialisasi Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (Instagram @pkuistiqlal)

AKURAT.CO Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKU-MI) bekerjasama dengan Institut PTIQ Jakarta dan dibiayai oleh LPDP mengadakan Sosialisasi Program Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal tahap kedua. Kegiatan ini digelar secara virtual melalui channel YouTube Masjid Istiqlal TV, Kamis (12/5/2022).

Direktur PKU-MI Prof Dr KH Ahmad Thib Raya MA dalam sambutannya mengatakan  sosialisasi ini tidak hanya digelar di perguruan tinggi, tetapi juga dilakukan di beberapa pesantren yang memiliki program S2 dan S3.

"Yang lalu di perguruan tinggi, kali ini kita merencanakan untuk melakukan sosialisasi kepada pesantren-pesantren yang ada S2 dan S3-nya," ucapnya.

baca juga:

Dengan adanya program ini, pihaknya berharap dapat melahirkan calon-calon santri yang mampu melanjutkan studi. Khususnya dalam studi S2 dan S3.

"Kita harapkan nanti dari mereka akan ada calon-calon input dari pendidikan kader ulama ini yang akan melanjutkan studi S2 dan S3 di pendidikan kader ulama ini," tuturnya.

Selain itu, Ahmad Thib Raya juga mengatakan bahwa program beasiswa ini memiliki keunikan yang tidak ada di tempat lain. Hal ini juga yang membuat PKU Istiqlal diminati oleh para pelajar bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

"Yang unik dari pendidikan kader ulama yang dilaksanakan oleh Pendidikan Kader Ulama Istiqlal adalah adanya pendidikan kader ulama perempuan. Belum pernah ada pendidikan kader ulama perempuan, kecuali di kita," ungkapnya.

"Baru-baru ini kami mendapatkan informasi dari Direktur Bidang Pendidikan Istiqlal ketika mereka melakukan kegiatan di Dubai bahwa di beberapa negara Arab sudah ingin mendaftarkan pesertanya untuk ikut ke kita sebagai calon kader ulama," imbuhnya.

Sementara Direktur Pendidkan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof Dr Suyitno, M Ag mengatakan, pada awalnya, program ini diinisiasi oleh Kemenag dan Masjid Istiqlal. Kemudian atas rekomendasi dari Kemenag khususnya Diktis program beasiswa ini didanai oleh LPDP.

"Program kader ulama sudah cukup lama diinisiasi oleh Kemenag namun dulu dilakukan secara terbatas. Kemudian atas saran Menag Yaqut Cholil Qaumas, seluruh kegiatan kader ulama bermitra dengan LPDP," ujarnya. []