News

PKS Usul DPR RI Bentuk Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta Bandung

Jazuli berharap adanya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung.


PKS Usul DPR RI Bentuk Pansus Hak Angket Kereta Cepat Jakarta Bandung
Fraksi PKS Berencana membentuk pansus hak angket Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (5/8/2022) (AKURAT.CO/PETRUS C. VIANNEY)

AKURAT.CO, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI mengusulkan DPR RI membentuk panitia khusus (pansus) hak angket Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang berpotensi merugikan keuangan negara. 

"Kita sudah cermati selama beberapa bulan terkait dengan proyek pembangunan kereta cepat ini. Setelah kita cermati, tahapan demi tahapan itu banyak persoalan persoalan," kata Jazuli dalam konferensi pers, di Ruang Rapat Fraksi PKS, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta,  Jumat (5/8/2022). 

"Karena itu fraksi PKS sebagai salah satu fraksi yang ada di parlemen ini yang kehadiran anggota fraksinya adalah suara rakyat tentu kami harus mendengar suara yang disampaikan masyarakat kepada Fraksi PKS," sambung dia. 

baca juga:

Dalam proyek KCJB, Jazuli berharap adanya akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran. 

"Kami Fraksi PKS berharap bahwa politik anggaran itu harus sebesar besarnya digunakan untuk kepentingan rakyat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tidak boleh ada mata anggaran yang digunakan untuk sesuatu yang hasilnya tidak jelas," tegas Anggota Komisi I DPR itu. 

Maka dari itu, PKS mendorong dibentuknya pansus hal angket guna mendalami terkait penelusuran dana yang mengalami kendala di proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini. 

"Nah karena proyek kereta cepat ini menuai banyak kritik dan indikasi persoalan dan masalah, maka kami Fraksi PKS mengusulkan dibentuknya pansus hak angket untuk mendalami tentang proyek kereta cepat ini. apa sebenarnya yang terjadi kok berubah berubah, sumber dananya berubah, " tukas dia.[]