News

PKS Sorot Pelantikan Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN

Megawati Soekarnoputri dilantik sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional.


PKS Sorot Pelantikan Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Megawati Soekarnoputri dilantik sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (13/10/2021).

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto menyebut, pelantikan itu membuka politisasi di dunia riset nasional. Menurutnya, sepanjang sejarah pembangunan riset di Indonesia, saat ini adalah titik yang krusial dalam kaitannya dengan intervensi ideologi-politik di dunia riset dan inovasi. Hal ini tercermin dari ditetapkannya Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) secara ex-officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN.

“Dengan kondisi ini, menurut saya, terbuka lebar peluang politisasi riset. Apalagi Ketua Dewan pengarah BRIN memiliki kewenangan yang lumayan besar, termasuk membentuk satuan tugas khusus,” kata Mulyanto dalam cuitan akun twittet @PKSejahtera, Jumat (15/10/2021).

Mulyanto menjelaskan, sebelumnya para ahli sudah minta Presiden agar meninjau ulang kebijakan menjadikan Anggota Dewan Pengarah BPIP secara ex-officio sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan politisasi riset di dalam BRIN.

“Ternyata Presiden Joko Widodo tidak memperhatikan masukan para ahli tersebut dan tetap melantik Ketua Dewan Pengarah BRIN dari Dewan Pengarah BPIP. Menurut saya Pemerintah memaksakan diri, karena pembangunan riset dan inovasi terpaut jauh dengan BPIP,” jelasnya.

“Dengan masalah yang besar dan mendasar itu saya pesimis konsolidasi kelembagaan ini berjalan baik,” tegasnya.

Diketahui, adapun susunan keanggotaan Dewan Pengarah BRIN yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Megawati Soekarnoputri (Ketua); 

2. Menteri Keuangan (Wakil Ketua); 

3. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Wakil Ketua); 

4. Sudhamek Agoeng Waspodo Sunyoto (Sekretaris); 

5. Emil Salim (Anggota); 

6. I Gede Wenten (Anggota); 

7. Bambang Kesowo (Anggota); 

8. Adi Utarini (Anggota); 

9. Marsudi Wahyu Kisworo (Anggota); dan 

10. Ir. Tri Mumpuni (Anggota).[]