News

PKS Harap Penangkapan Maria Pauline Dapat Membongkar Aktor Lainnya


PKS Harap Penangkapan Maria Pauline Dapat Membongkar Aktor Lainnya
Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa berbaju tahanan oranye saat akan diekstradisi dari Serbia ke Indonesia, Rabu (8/7/2020) waktu Serbia. Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas Bank BNI Cabang Kebayoran Baru senilai Rp1,7 triliun lewat letter of credit (L/C) fiktif. (Foto Dok Humas Kemenkumham)

AKURAT.CO, Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil berharap penangkapan buronan tersangka kasus Pembobolan Bank BNI Cabang Kemayoran baru senilai Rp1,7 triliun, Maria Pauline Lumowa bisa membongkar aktor-aktor di belakangnya.

"Meskipun dinilai sangat lama, tapi itu lebih baik ketimbang tidak menemukannya," kata Nasir saat dihubungi AKURAT.CO, Kamis (9/7/2020).

Meski mengapresiasi kinerja jajaran penegak hukum. Namun Politisi PKS itu meragukan terungkapnya aktor-aktor intelektual di dalam persidangan. Sebab menurutnya, hampir belasan tahun kasus tersebut terungkap, maka tentu ada arsip atau oknum-oknum yang berhasil disiasati.

"Kemana saja uang yang berhasil dicurinya itu mengalir. Kita ingin memastikan apakah Maria bisa bekerja tanpa dukungan orang dalam dan orang dalam itu tentu bukan orang biasa," tuturnya.

"Tapi saya pesimis bisa diungkap karena Belanda keberatan dan pengembalian aset juga agak sulit. Sudah lama sangat kasusnya sudah keburu "diberes-beresin", sambungnya.

Untuk diketahui, Maria Pauline Lumowa merupakan tersangka kasus Pembobolan Bank BNI tahun 2002-2003. Namun, sebelum resmi ditetapkan sebagai tersangka, Maria telah kabur ke luar negeri dan menjadi buronan selama 17 tahun.[]