News

PKS Wacanakan Gabung KIB, Pengamat: Bakal Disambut Hangat Masyarakat

PKS Wacanakan Gabung KIB, Pengamat: Bakal Disambut Hangat Masyarakat
Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri (kanan), bersama Wakilnya Hidayat Nur Wahid (tengah), serta Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini (kedua kanan) menghadiri pembukaan Konsolidasi Nasional Pimpinan Fraksi PKS di Jakarta, Rabu (23/3/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) nampaknya berupaya untuk membuka diri untuk masuk ke dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dengan melakukan komunikasi dengan Partai Golkar. 

Pengamat Politik Citra Institute Efriza menilai langkah tersebut merupakan hal baik bagi KIB. Sebab kekuatan koalisi yang terbentuk atas pertemuan di Rumah Heritage itu semakin membesar. 

Namun, hal itu menimbulkan pertanyaan di publik, mengingat sebelumnya PKS berencana berkoalisi dengan Partai Demokrat dan Partai NasDem. 

baca juga:

"Jika tidak terjadi masalah dalam koalisi PKS-NasDem-PD, maka jika ditambah oleh KIB membesarkan koalisi ini dalam perhitungan jumlah suara dari masing-masing partai, ini menambah optimis menang dengan hitungan awal jumlah suara per partai tersebut," kata Efriza saat dihubungi oleh AKURAT.CO, pada Jumat (30/9/2022). 

Melihat kiprah masing-masing partai di KIB, tentunya ketiga partai itu telah memiliki peran besar penting dalam perpolitikan Indonesia. Dengan ditambah oleh PKS maka potensial sekali KIB akan turut diikuti oleh bergabungnya Anies Baswedan. 

"Ini juga menghasilkan optimisme besar KIB yang akan memainkan peran penting dalam pilpres ini. KIB menjadi alternatif baru bagi pasangan calon presiden," ujar Efriza. 

Hal inilah menjadi alasan kuat bahwa PKS ingin memperluas dukungan koalisinya. Partai yang dikomandoi oleh Ahmad Syaikhu itu membutuhkan tambahan kekuatan KIB dan pengalaman politik dari masing-masing partai yang tergabung dalam KIB ini. 

"Bergabungnya PKS yang disinyalir akan diikuti oleh NasDem dan PD, maupun Anies, (kehadirannya) ini akan disambut hangat oleh masyarakat. Sebab, masyarakat memang mengharapkan pasangan calon presiden/wakil presiden alternatif," tukas dia. 

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pendekatan dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Mardani mengklaim, PKS telah melakukan pendekatan itu melalui pertemuan dengan Partai Golkar.

"Sebetulnya kami (melakukan pendekatannya) ke Golkar-nya ya, apakah nanti dengan KIB-nya, ya mungkin dari situ pintu masuknya," kata Mardani kepada awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/9/2022).

Kendati demikian, Mardani mengaku upaya pendekatan ke KIB untuk membuka skenario lain terkait Pilpres. Selain membangun komunikasi dengan Partai NasDem dan  Partai Demokrat, PKS juga melakukan pembicaraan dengan pihak KIB yaitu Partai Golkar.

"Tentukan ada skenario pertama, kalau enggak berhasil ada skenario kedua, kalau enggak berhasil pakai skenario ketiga," tutur anggota Komisi II DPR RI ini. []