News

PKB - Gerindra Segera Deklarasi Koalisi Sebelum 17 Agustus

Elit Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan bertemu dalam waktu dekat guna membahas kerja sama politik.


PKB - Gerindra Segera Deklarasi Koalisi Sebelum 17 Agustus
Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (kanan) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Elit Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sempat bertemu membahas kerja sama politik yang akan berjalan untuk 2024 mendatang. 

Wasekjen DPP PKB Syaiful Huda mengatakan,  kedua elit partai politik tersebut kembali bertemu untuk membahas butir-butir Piagam Deklarasi Koalisi yang akan diresmikan dalam waktu dekat. 

“Alhamdulillah, kami kembali bertemu untuk membahas butir-butir Piagam Deklarasi Koalisi yang memuat visi, misi, dan latar belakang kenapa kami harus bekerja sama dalam menghadapi Pemilu 2024. Ini penting karena kami tidak ingin kerjasama kami ini hanya sekadar pragmatis politik, tetapi lebih dari itu, kami ingin koalisi kami benar-benar untuk memberi opsi kemanfaatan lebih besar bagi Indonesia,” ujar Syaiful Huda, Selasa (26/7/2022). 

baca juga:

Berdasarkan informasi yang didapat, pertemuan tersebut digelar di salah satu tempat di kawasan Jakarta Selatan. 

Dari pihak Gerindra hadir Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, KETUA Harian DPP Gerindra Sufi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Umum Sugiono dan Ketua DPP Gerindra Prasetyo. Sedangkan dari PKB hadir Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua DPP PKB Fathan Subchi, Bendahara DPP PKB Bambang Susanto dan Wakil Sekjen DPP PKB Syaiful Huda. 

Huda mengatakan Piagam Deklarasi ini penting karena menjadi pondasi kerjasama bagi Gerindra dan PKB. Dalam Piagam Deklarasi tersebut juga akan disinggung langkah-langkah kerjasama politik yang akan dilakukan  kedua belah pihak. 

“Piagam Deklarasi ini seperti konstitusi yang menjadi landasan kerja sama para pihak yang nantinya akan diterjemahkan dalam kesepakatan lebih detail di kemudian hari,” katanya. 

Ketua Komisi X DPR itu juga mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut dibahas tentang waktu peresmian deklarasi. Sesuai budaya nusantara, pemilihan waktu ini dihitung dengan cermat sehingga memenuhi unsur kebaikan baik dari sisi spiritual maupun sisi taktis politisnya. 

“Kami benar-benar meniatkan kerja sama ini sebagai hal baik sehingga kita hitung secara cermat dari berbagi dimensi sehingga nantinya hasilnya juga baik untuk Indonesia,” katanya.