News

PKB Cak Imin Ternyata Pernah Digugat 95 Kali oleh Kelompok Gus Dur

"Pangkal masalahnya Pak Muhaimin dipecat pada saat acara syukuran.."


PKB Cak Imin Ternyata Pernah Digugat 95 Kali  oleh Kelompok Gus Dur
Yenny Wahid-Muhaimin Iskandar (Repro)

AKURAT.CO, Tudingan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mencuri partai dari Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dibantah. Tudingan sebelumnya disampaikan Zaanuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid), putri Gus Dur. 

"Sangat tidak benar. Karena apa? Pak Muhaimin mendapatkan jabatan ketua umum melalui sarana hukum yang sah, melalui muktamar," kata politisi PKB Anwar Rachman seperti dikutip redaksi di Padasuka TV, Minggu (26/6/2022).

Keabsahan Muktamar Luar Biasa (MLB) Ancol yang menetapkan Cak Imin menjadi ketua umum puluhan kali digugat ke pengadilan. Gugatan dilayangkan tidak hanya oleh pengurus DPP namun juga pengurus DPC PKB versi Gus Dur.  

baca juga:

"Yang saya tangani saja itu 95 perkara di pengadilan, dan semuanya menang. Satupun tidak ada yang kalah kita," ucapnya.

Karena sudah diuji baik secara formil maupun materil di pengadilan, dia merasa aneh Cak Imin dituduh mencuri PKB dari Gus Dur. 

"Artinya yang dituduhkan itu tidak benar. Artinya perdebatan sudah selesai," imbuhnya.

Cak Imin awalnya terpilih menjadi ketua umum PKB melalui muktamar Semarang tahun 2005. Selain itu muktamar juga menetapkan Gus Dur sebagai ketua Dewan Syuro. Namun menjelang Pemilu 2009, Cak Imin dipecat.

"Pangkal masalahnya Pak Muhaimin dipecat pada saat acara syukuran. Karena Pak Muhamin itu mandataris muktamar maka (pemecatan) harus melalui muktamar juga, tidak bisa di acara syukuran. Rapat pleno saja tidak boleh," kata Anwar.

Merasa pemecatannya tidak sesuai aturan, Cak Imin mengadakan Muktamar Luar Biasa (MLB) di Ancol. MLB diadakan sehari setelah kubu Gus Dur mengadakan MLB di Parung, Bogor pada 30 April-1 Mei 2008.

"Di muktamar Ancol, DPW dan DPC seluruh Indonesia memilih ketua baru, Pak Muhaimin terpilih secara aklamasi, kemudian Dewan Syuronya yang terpiih waktu itu Gus Dur. Tapi saat panitia menghubungi, sowan Gus Dur, Gus Dur tidak bersedia menjadi Dewan Syuro dan mempersilahkan Kiai Azis Mansyur menjadi ketua Dewan Syuro," 

Anwar menilai pernyataan menuduh Cak Imin mencuri PKB adalah pernyataan politis. Meski begitu dia mengingatkan ada implikasi hukum dari pernyataan tersebut bisa diproses secara pidana.

"Hati-hati loh, seseorang menuduh mencuri kalau dari sisi hukum harus jelas. Apa yang dicuri, siapa pelakunya, dimana tempatnya, siapa saksinya, kerugiannya apa?" kata Anwar Rachman yang mengaku pernah juga melawan 40-an lebih pengacara dari pihak Yenny Wahid menggugat PKB Muhaimin di pengadilan.[]