Olahraga

Pippen: Saya tidak Suka Dokumenter Bulls, terlalu Menonjolkan Jordan

Scottie Pippen bermain untuk Chicago Bulls pada 1987-1998 di mana ia menjadi duet ikonik Michael Jordan di era 1990-an.


Pippen: Saya tidak Suka Dokumenter Bulls, terlalu Menonjolkan Jordan
Legenda Chicago Bulls, Scottie Pippen. (TWITTER/Scottie Pippen)

AKURAT.CO, Scottie Pippen dikenal sebagai duet ikonik Chicago Bulls bersama Michael Jordan di NBA pada dekade 1990-an. Namun, soal film serial dokumenter tentang Chicago Bulls berjudul The Last Dance, Pippen tak terlalu menyenanginya karena ia menganggap terlalu menonjolkan Jordan.

“Saya tidak merasa itu (The Last Dance) akurat dalam hal benar-benar membentuk apa yang sudah diselesaikan dalam sebuah era terbesar basket, tapi juga oleh dua pemian terbesar–dan yang satu bisa dikesampingkan dan disebut sebagai yang terbaik sepanjang sejarah,” kata Pippen sebagaimana dipetik dari The Guardian.

“Saya merasa itu lebih tetang Michael (Jordan) mengangkat dirinya sendiri dan diagungkan. Menurut saya itu juga menjadi bumerang dalam beberapa hal di mana orang-orang punya kesempatan untuk melihat kepribadian seperti apa Michael Jordan.”

Pippen juga mengaku bahwa ia mengungkapkan penilaiannya terhadap dokumenter yang diproduksi oleh perusahaan milik Jordan, Jump 23 Company, itu. Mantan pebasket berusia 55 tahun itu mengatakan Jordan menerima komentarnya.

Ya, saya bilang ke dia saya tidak senang dengan (dokumenter) itu. Dia menerimanya. Dia bilang, ‘hei, kamu benar.’ Itu terlalu banyak (soal Jordan).”

Selain itu, Pippen juga bicara tentang peristiwa yang terjadi di Amerika sepanjang tahun ini. Di antaranya adalah pandemi virus corona (COVID-19), Black Lives Matter, dan Pemilihan Umum AS. Pippen mengatakan apa yang dilakukan oleh Presiden AS, Donald Trump menghadapi seluruh hal tersebut sebagai “memalukan”.

“Menurut saya itu membuka mata semua orang, tidak hanya di Amerika tetapi di seluruh dunia, tentang kesetaraan yang kurang di Amerika. Dan menurut saya presiden kita sudah menempatkan kita di panggung yang mempermalukan,” kata Pippen.

Pippen menganggap kesetaraan belum banyak berubah di basket sebagai olahraga dengan mayoritas pemain berkulit hitam. Atlet dengan posisi small forward tersebut menganggap kesetaraan baru terwujud jika semakin banyak warga kulit hitam yang memiliki klub NBA di mana saat ini hanya Michael Jordan yang mampu melakukan itu.

“Kesetaraan berarti: bagaimana jika kita punya beberapa pemilik klub berkulit hitam? Itu kesetaraan. Michael Jordan punya satu tim profesional. Di olahraga profesional Amerika secara keseluruhan, hanya ada satu tim (yang dimiliki oleh warga kulit hitam). Itu bukan kesetaraan,” kata Pippen.

Pippen bermain untuk Chicago Bulls pada 1987-1998 dan periode kedua pada 2003-2204. Selama itu, ia meraih enam gelar NBA untuk Bulls pada periode 1991-1993 dan 1996-1998.[]