Ekonomi

Pipa Gas Bawah Laut Bocor, PGN Amankan Pasokan ke PLTGU Cilegon


Pipa Gas Bawah Laut Bocor, PGN Amankan Pasokan ke PLTGU Cilegon
Pekerja sedang meneliti rangkaian pipa gas bumi, fasilitas produksi dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). (MIGASREVIEW.COM)

AKURAT.CO, Kepala Divisi Program Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wisnu Prabawa Taher mengatakan, terjadi kebocoran pada pipa gas bawah laut 20 inchi milik Kontraktor Kontrak Kerja Sama di wilayah perairan Bojonegara, Serang, Banten.

Penyebab kebocoran sampai saat ini masih diinvestigasi oleh tim gabungan SKK Migas. Pipa bawah laut milik K3S diketahui bocor sejak kemarin pagi. Dimana PLN yang menjadi pelanggan gas paling terdampak dari kerusakan pipa bawah laut tersebut.

Menanggapi hal itu, Sekretaris perusahaan PGN Rachmat Hutama menyatakan, saat ini PGN tengah menunggu konfirmasi dari PLN terkait tambahan pasokan yang bisa disediakan oleh PGN sewaktu-waktu.

Selain itu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) siap mengamankan pasokan gas ke pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) Cilegon milik PT PLN (Persero) yang terganggu akibat kebocoran pipa gas milik pemasok K3S Senin (9/7).

Bocornya pipa tersebut diperkirakan mengurangi pasokan gas yang dibutuhkan PLTGU Cilegon sebanyak 50 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau setara dengan 30 BBTUD.

PLTGU Cilegon diketahui memasok listrik ke sistem pembangkitan Jawa Bali sebesar 150 KVa dengan kebutuhan pasokan gas 120 BBTUD. Sesuai kontrak, K3S memasok gas ke PLTGU Cilegon sebanyak 60 - 90 BBTUD.Sementara PGN memasok gas 27,27 - 40 BBTUD untuk kebutuhan pembangkit tersebut.

"Sementara PGN memiliki kemampuan untuk memasok sampai 60 BBTUD ke PLTGU Cilegon. Jadi kami siap menggantikan gas akibat kebocoran, jika dibutuhkan demi menjaga pasokan listrik ke masyarakat," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, Selasa (10/7).