Ekonomi

Pinjol Ilegal Masih Merajalela, SWI OJK Ingin Ada Produk Hukum UU Fintech

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus menindak pinjaman online (pinjol) ilegal yang masih terus bergeliat di tengah masyarakat


Pinjol Ilegal Masih Merajalela, SWI OJK Ingin Ada Produk Hukum UU Fintech
Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengakui tak mudah untuk menghentikan pinjol ilegal. Hal itu disampaikan dalam webinar Mencari Solusi Penanganan Pinjaman Online Ilegal di Jakarta, Senin (21/6/2021). ()

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terus menindak pinjaman online (pinjol) ilegal yang masih terus bergeliat di tengah masyarakat. 

Satgas Waspada Investasi (SWI) OJK telah memblokir 3.193 pinjaman online atau pinjol ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Tongam L Tobing mengatakan memang tak mudah untuk menghentikan pinjol ilegal, sebab upaya blokir tak selamanya mampu menghentikan operasi pinjol tersebut. Ia mengatakan pelaku yang sama dengan mudah bisa membuat web baru atau aplikasi baru.

"Namun meski kita blokir, mereka malah bikin baru lagi. Ini sulit melakukan pemberantansan dari sisi pelaku karena teknologi ya, sudah mudah buat web, aplikasi, SMS dan sebagainya," ucapnya saat Webinar, Senin (21/6/2021).

Menurutnya saat ini penindakan pinjol ilegal masih sangat terbatas, mengingat belum adanya Undang-undang yang memasukan pinjol ilegal sebagai tindak pidana.

Untuk itu ia mengakui diperlukan UU yang bisa menindak fintech sebagai tindakan kriminal atau pidana agar secara efektif menghentikan operasi mereka. 

"Saat ini belum tindak pindana soal pinjol ilegal. Padahal untuk asuransi itu sudah ada, fintech ini kita harus benahi UU-nya, jadi kita bisa lakukan tindak pidana," tegasnya. 

Lebih lanjut Tongam mengatakan selain penindakan, OJK juga tetap terus mengedukasi masyarakat terkait penggunaan pinjol ilegal. Pihaknya pun kembali mengingatkan masyarakat untuk meminjam di pinjol yang terdaftar di OJK.

Selain itu, mengecek informasi perusahaan dan tak mudah tergiur dengan iming-iming pinjaman cepat dan mudah.