Rahmah

Pimpinan Ponpes Darul Akhyar Depok: Ramadan Relevan dengan Semangat Literasi

Ramadan dan Literasi


Pimpinan Ponpes Darul Akhyar Depok: Ramadan Relevan dengan Semangat Literasi
KH Syamsul Yakin dalam kultum Ramadan

AKURAT.CO, Literasi menjadi salah satu acuan maju atau tidaknya suatu bangsa. Bila tingkat literasi suatu bangsa tinggi, maka dapat dipastikan kemajuannya. Namun bila rendah, maka rendah pula peradabannya.

Bulan Ramadan selain masyhur dengan bulan ampunan, juga relevan dengan bulan untuk menumbuhkan semangat literasi. Demikian disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Akhyar Depok, KH Dr Syamsul Yakin, MA.

Setidaknya bila mengacu pada QS. Al-Baqarah Ayat 185, kata beliau, ada tiga esensi literasi dalam bulan Ramadan. Pertama, bulan puasa merupakan bulan diturunkannya Al-Qur'an. Al-Qur'an sendiri artinya bacaan dan yang dibaca. Itu artinya, sambung Kiai Syamsul, Ramadan harus menyongsong kita untuk banyak membaca, terutama membaca Al-Qur'an.

Esensi kedua dari ayat tersebut di atas karena Al-Qur'an yang diturunkan pada bulan Ramadan itu menjadi penjelas dari hidayah atau petunjuk. "Al-Qur'an sebagaimana kita tahu merupakan penjelasan di antara petunjuk dan pembeda 'wabayyinatin minal huda wal furqan'. Dalam kaitannya dengan petunjuk, apa yang ada dalam Al-Qur'an harus ditulis ulang, agar bisa disebarluaskan seantero jagat." Tegas beliau dalam program kultum Ramadan Akurat.co, Kamis (22/04/202).

Dosen Fakultas Dakwah UIN Jakarta tersebut juga menyebut posisi Al-Qur'an sebagai kitab yang turun di bulan Ramadan sebagai pembeda (al-furqan). Dalam kaitannya dengan literasi, sambungnya lagi, Al-Qur'an perlu dibaca dan dianalisa sehingga kita bisa membedakan mana hal-hal yang hak dan mana yang batil.

"Bila kita memahami tiga esensi Al-Qur'an di atas dalam kaitannya dengan literasi, maka akan memahami akidah yang lurus, syariat yang bagus, dan akhlak yang mulia." Pungkasnya.[]

 

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu