News

Pimpinan MPR: Semangat Nasionalisme Mampu Jawab Berbagai Tantangan Zaman

Lestari Moerdijat: Tahun Baru 1444 H dijadikan momentum upaya peningkatan semangat nasionalisme anak bangsa agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.


Pimpinan MPR: Semangat Nasionalisme Mampu Jawab Berbagai Tantangan Zaman
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat menjadi pembicara dalam Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Delegasi, Nusantara V, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta agar Tahun Baru 1444 Hijriyah dijadikan sebagai momentum upaya peningkatan semangat nasionalisme anak bangsa agar mampu menjawab berbagai tantangan zaman.

"Berbagai perubahan yang terjadi di dunia saat ini memang menjadi tantangan kita bersama. Bagaimana kita bisa menyatukan cara berpikir, bersikap dan bertindak kita dalam menghadapi berbagai tantangan itu untuk mewujudkan bangsa dan negara yang lebih baik," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/8/2022).

Menurut Lestari, untuk berubah menuju hal yang lebih baik harus datang dari diri setiap anak bangsa, dengan tetap berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan yang telah disepakati bersama seperti Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

baca juga:

"Berbagai tantangan bangsa di berbagai bidang seperti ekonomi, politik, sosial dan budaya, hanya mampu dijawab dengan menyatukan cara pandang kita sebagai anak bangsa dalam menjawab berbagai tantangan," tuturnya.

Untuk itu, Lestari berharap hal ini dapat menjadi pembelajar yang baik, salah satu langkah yang harus segera dilakukan agar bangsa ini mampu menjawab berbagai perubahan di dunia yang menyebabkan berbagai krisis global di berbagai sektor kehidupan.

"Di tengah terjadinya krisis global dan pelaksanaan ajang kontestasi terbesar antar anak bangsa dalam Pemilu serentak sangat dibutuhkan kematangan dalam berpikir dan bertindak, serta kedewasaan dari setiap anak bangsa dalam menjalani setiap kegiatan berbangsa dan bernegara," tutupnya. []