News

Pimpinan Komisi I Minta Polemik Pernyataan Effendi Simbolon Disudahi

Pimpinan Komisi I Minta Polemik Pernyataan Effendi Simbolon Disudahi
Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis Almasyhar menyapa Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebelum dimulainya rapat kerja di Ruang Komisi, Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari meminta agar polemik pernyataan Effendi Simbolon yang menyebut TNI sebagai gerombolan lebih-lebih ormas untuk disudahi. 

Hal itu disampaikan menyusul munculnya video Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang memerintahkan prajurit TNI AD untuk menyikapi pernyataan Politikus PDI-Perjuangan (PDIP) itu. 

"Saya kira kan sudah ada permintaan maaf dari Pak Effendi, selesailah, sudahlah. Kita anggap selesailah, udah, nggak usah diperpanjang," kata Abdul kepada awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (15/9/2022). 

baca juga:

Politisi PKS itu kembali menegaskan bahwa kabar renggangnya hubungan antara Panglima TNI Jenderal Andika dengan KSAD Dudung itu jelas tidak ada. 

"Enggak, enggak ada," ucap dia. 

Oleh karena itu, Komisi I DPR dikabarkan telah menjadwalkan rapat dengan Menteri Pertahanan (Menhan), Panglima TNI, dan Kepala Staf dari 3 matra, KSAD, KSAL, dan KSAU guna membahas anggaran pada 26 September 2022. 

"Kan tanggal 26 (September) kan ada rapat lagi memang. Rapat anggaran," ujar dia. 

Adapun, kata Kharis, rapat tersebut tidak membahas khusus isu disharmoni dan polemik antara Effendi dengan KSAD. 

Meski begitu, pimpinan Komisi I DPR tidak melarang jika memang ada anggotanya yang nanti akan membahas soal itu. 

"Ya terserah anggota mau nanya atau enggak (soal polemik Effendi dan Dudung), yang pasti agenda kita pembahasan anggaran ya, RKA KL yang terakhir besok, persetujuan," tukas Kharis. []