Lifestyle

Pil Kontrasepsi Darurat Seaman Apa untuk Seks Tak Aman?

Boleh pakai kontrasepsi darurat, tapi jangan terlalu sering


Pil Kontrasepsi Darurat Seaman Apa untuk Seks Tak Aman?
Ilustrasi pasangan berhubungan seksual (Freepik.com)

AKURAT.CO, Apakah kamu pasangan yang belum memutuskan punya anak? Atau menunda kehamilan? Jika kamu masih pasangan muda, sebaiknya tak perlu menggunakan alat bantu.

Tapi jika keadaan mengharuskan itu, alat kontrasepsi seperti pil KB bisa dipakai. Masalahnya adalah, tak sedikit pasangan yang abai atau mengaku lupa, tidak meminum pil ini sebelum berhubungan seksual. Panik dong? Ya, kamu tentu takut kebobolan.

Tapi tenang saja, dr. Prima Progestian, SPoG, MPH, Dokter spesialis kandungan dan seksologi di Barawijaya Hospital Antasari Jakarta melalui chanel Gue Sehat yang dikutip Akurat.co menjelaskan bahwa pil KB yang biasa kamu konsumsi bisa dijadikan alat kontrasepsi darurat, untuk menanggulangi kebobolan tadi.

Ia menyarankan kamu mengonsumsi pil KB kombinasi estrogen dan progesteron, yang biasanya dijual bebas.

“Pil KB kombinasi, penggunaannya adalah empat tablet pada pagi hari, dan empat tablet lagi 12 jam kemudian. Pokoknya, 72 sampai 120 jam setelah berhubungan seks yang tidak aman tadi,” jelasnya.

Seberapa ampuh cara ini mencegah kehamilan yang tidak diinginkan?

“Cukup efektif sebenarnya, karena dapat mencegah kehamilan 65 – 85 persen. Jadi 2 banding 3. Tiga kasus hubungan seks yang tidak aman, dua dapat terproteksi,” sambung Dokter Prima.

Tapi pertanyaannya, seberapa aman pil kontrasepsi darurat ini?

“Ada beberapa kasus, karena ini isinya hormonal, maka efek-efek pil KB hormonal bisa muncul. Misalnya bisa mual, muntah, pusing, gemetaran sampai gangguan menstruasi,” jelasnya.

Tapi, kamu jangan terlalu khawatir dengan efek samping yang digambarkan Dokter Prima di atas. Karena menurutnya, efek samping ini bisa diatasi.

“Kira-kira 1- 2 hari, efek samping ini akan hilang. Jadi nggak perlu terlalu khawatir juga,” sambungnya.

Meskipun dikatakan efek sampingnya bisa hilang, kamu tak disarankan mengonsumsi pil kontasepsi darurat ini secara rutin. Itu sama saja dengan kamu selalu lupa bahkan abai mengonsumsinya sebelum berhubungan seksual, dan memakai cara darurat untuk penanggulangannya. Tentu itu tidak baik. Karena jika terlalu sering memakai cara darurat, bahaya bisa saja datang.

“Efek sampingnya akan berakumulasi. Efek sampingnya nanti muncul gangguan mens, kemudian pendarahannya banyak, kemudian nanti kesuburannya berkurang, dan lain-lain. Itu bisa berpengaruh pada siklus haid,” terangnya.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co