News

Pidato Resmi Raja Charles: Proklamasi Takhta Kerajaan Baru

Pidato Resmi Raja Charles: Proklamasi Takhta Kerajaan Baru
Raja Charles (Instagram/@hrhduchessofcornwall)

AKURAT.CO Raja baru Inggris Charles mengeluarkan pernyataan pribadi selama upacara bersejarah pada hari Sabtu (10/9). Upacara tersebut merupakan bentuk proklamasi resmi diangkatnya Pangeran Charles sebagai raja baru Britania Raya. 

"Ini adalah tugas saya yang paling berat ketika saya harus mengumumkan kematian ibu tercinta saya, Ratu Elizabeth II," ungkap Raja Charles di awal pidato. 

Setelah itu, Raja Charles menyatakan kesedihannya yang mendalam dan kesedihan yang dirasakan oleh masyarakat Britania Raya dan bahkan seluruh dunia. 

baca juga:

"Saya tahu seberapa dalam Anda, seluruh masyarakat - dan saya pikir seluruh dunia - merasakan kesedihan mendalam atas kehilangan yang begitu berat yang telah kita semua derita. Ini adalah penghiburan terbesar bagi saya ketika mengetahui simpati yang diungkapkan oleh banyak orang dan banyaknya kasih sayang serta dukungan yang diberikan kepada sleuruh anggota keluarga saya," ungkap Raja Charles. 

Raja Charles juga memberikan pernyataan menyentuh terkait sosok dan karakter sang ibu, Ratu Elizabeth II. 

“Kepada kita semua sebagai sebuah keluarga, sebuah kerajaan dan keluarga besar bangsa-bangsa yang menjadi bagiannya, Ibu saya memberikan contoh cinta seumur hidup dan pelayanan tanpa pamrih. Pemerintahan Ibu saya tiada bandingnya dalam durasi, dedikasi, dan pengabdian. Bahkan saat kami berduka, kami bersyukur atas kehidupan yang paling setia ini," ungkap Raja Charles.

Setelahnya, Raja Charles memberikan pernyataan terkait tanggung jawab yang diembannya sebagai Kepala bangsa yang baru. 

"Saya sangat menyadari warisan besar ini dan tugas dan tanggung jawab berat kedaulatan yang sekarang telah diserahkan kepada saya. Dalam mengambil tanggung jawab ini, saya akan berusaha untuk mengikuti contoh inspiratif yang telah saya dapatkan dalam menegakkan pemerintahan konstitusional dan untuk mencari perdamaian, harmoni dan kemakmuran masyarakat Kepulauan ini dan Negara Persemakmuran dan Wilayah di seluruh dunia," ungkap Raja Charles. 

Di akhir pidatonya, Raja Charles mengungkapkan rasa bersyukurnya atas perhatian dan dukungan dari orang-orang di sekitarnya khususnya sang istri. 

“Dalam tujuan ini, saya tahu bahwa saya akan dijunjung tinggi oleh kasih sayang dan kesetiaan rakyat negara-negara yang berada dalam Persemakmuran dan bahwa dalam melaksanakan tugas-tugas ini saya akan dibimbing oleh penasihat parlemen terpilih. Dalam menjalani semua ini, saya juga mendapatkan dukungan terus-menerus dari istri tercinta. Saya mengambil kesempatan ini untuk menegaskan kesediaan dan niat saya untuk melanjutkan tradisi penyerahan pendapatan turun-temurun, termasuk Crown Estate, kepada pemerintah untuk kepentingan semua, sebagai imbalan atas Hibah Negara (Sovereign Grant), yang mendukung tugas resmi saya sebagai Kepala Negara dan Kepala Bangsa," ucap Raja Charles.

Raja Charles menutup pidato dengan memanjatkan doa dan harapan serta meminta petunjuk dari Tuhan. 

"Dan dalam melaksanakan tugas berat yang telah dilimpahkan kepada saya, dan yang sekarang saya persembahkan sisa hidup saya, saya berdoa memohon bimbingan dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Raja Charles. []