Olahraga

Piala Thomas Hari Ini: Mampukah Indonesia Menahan Denmark di Kandangnya?

Laga ini akan menjadi ajang balas dendam Indonesia yang dikalahkan Denmark di final Piala Thomas 2016.


Piala Thomas Hari Ini: Mampukah Indonesia Menahan Denmark di Kandangnya?
Anthony Sinisuka Ginting ketika bertanding di Piala Thomas & Uber 2020. (Badminton Photo/Jnanesh Salian)

AKURAT.CO, Indonesia akan menghadapi jalan berat di semifinal Piala Thomas 2020. Betapa tidak? Merah Putih bakal menempuh pertandingan melawan tuan rumah Denmark di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (16/10) mulai pukul 18.00 WIB.

Situasi ini terjadi setelah Indonesia dengan gemilang menundukkan rival serumpun, Malaysia, di perempat final, kemarin. Indonesia digdaya dengan menang 3-0 atas Malaysia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Rionny Mainaky, menganggap keberhasilan mengalahkan Malaysia menunjukkan peningkatan kepercayaan diri pemain. Wajar saja, Indonesia sebelumnya bersusah-payah melewati penyisihan dengan menang tipis 3-2 melawan Chinese Taipei dan Thailand di penyisihan.

"Kemenangan tim Piala Thomas atas Malaysia tentu layak disambut gembira. Para pemain sudah tampil baik, performanya meningkat. Tetapi hal ini jangan sampai membuat pemain terlena," kata Rionny di Aarhus, Jumat (15/10), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

"Grafik kepercayaan diri dan motivasi para pemain sudah naik lagi. Semua yang diharapkan dari pelatih sudah bisa muncul di tengah lapangan. Pemain sudah berusaha untuk mempersembahkan dan memberi yang terbaik untuk tim."

Bagi Indonesia, menghadapi Denmark di kandang lawan semestinya bisa terjadi di final. Namun, undian memaksa mereka berjibaku di babak empat besar sementara semifinal lainnya mempertemukan China dan Jepang.

Dilihat dari peringkat dunia, Indonesia dan Denmark sebenarnya berada di posisi terdepan untuk merebut Piala Thomas saat ini. Denmark tentu saja punya Viktor Axelsen dan Anders Antonsen di posisi ranking dua dan tiga dunia sektor tunggal putra.

Namun, Indonesia punya kekuatan setara melalui Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie di posisi ranking lima dan tujuh dunia. 

Ditambah dengan keunggulan di sektor ganda putra dengan keberadaan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di posisi ranking satu dunia, Indonesia semestinya bisa unggul atas Denmark. Setelah Marcus/Kevin, Indonesia juga masih punya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di posisi kedua dan ketujuh dunia.

Semifinal kali ini adalah jalan bagi Indonesia untuk kembali merebut Piala Thomas sejak terakhir kali pada 2004. Indonesia punya kesempatan di edisi 2016 namun ketika itu menyerah atas Denmark di final.[]