Olahraga

Piala Menpora 2021 Bukan Bentuk Intervensi Pemerintah

Pihak Kemenpora juga akan membantu PP Perbasi untuk mendapatkan izin keramaian dari Polri.


Piala Menpora 2021 Bukan Bentuk Intervensi Pemerintah
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali (kiri) menyerahkan surat izin keramaian dari pihak Polri kepada Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (19/2) (KEMENPORA)

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menegaskan bahwa turnamen pra kompetisi, Piala Menpora 2021 bukanlah bentuk Intervensi Pemerintah, tapi sesuai Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

Hal tersebut muncul setelah pihaknya mendapatkan surat izin keramaian dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), setelah sebelumnya PSSI gagal mendapatkan izin usai tiga kai mengajukan izin keramaian.

“Keterlibatan pemerintah, khususnya saya sebagai Menpora, berkaitan dengan perhelatan kompetisi atau kejuaraan sudah menjadi tanggung jawab kami yang diatur dalam undang-undang,” jelas Zainudin dalam konfrensi pers virtual di Jakarta, Jumat (19/2).

“Kami tidak boleh membiarkan cabang olahraga dalam kesusahan. Apalagi saat ini kita dalam kondisi pandemi COVID-19, sehingga perlu kerja sama, gotong royong, yang lebih erat dengan semua pemangku kepentingan supaya kegiatan olahraga tetap ada.”

Zainudin mngatakan bahwa keterlibatan pihaknya dalam pengurusan izin turnamen pra kompetisi sepakbola tersebut tidak bertentangan dengan tugasnya sebagai pejabat negara yang mengurusi masalah olahraga

Sebenarnya bukan cuma PSSI, Zainudin mengatakan pihaknya juga terbuka dengan cabang olahraga lainnya yang sekiranya membutuhkan bantuan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Izin itu hasil dari upaya bersama. Kalau, misalnya, pengurus olahraga tidak bergerak, kami tidak akan mau membantu,” jelas Menpora.

Bahkan, pada minggu depan, tepatnya pada Selasa (23/2), Menpora Zainudin Amali bersama jajaran Liga Bola Basket Indonesia (IBL) dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) akan kembali ke Mabes Polri untuk mendapatkan ijin penyelenggaraan kompetisi bola basket.

Sebagai informasi, turnamen pra kompetisi Piala Menpora 2021, nantinya akan diikuti oleh 20 tim, dengan rincian 18 klub Liga 1 dan dua tim dari Liga 2. Kompetisi akan melalui babak penyisihan grup.

Di mana pihak penyelenggara menetapkan empat grup, di mana masing-masing grup akan berisi lima tim. Setiap grup nantinya akan melakoni semua pertandingan di wilayah yang sudah ditetapkan.

Ada empat daerah yang menjadi tuan rumah penyisihan grup yaitu Solo, Bandung, Sleman dan Malang. Namun, disiapkan pula tempat lain sebagai alternatif yakni Solo, Bandung, Malang dan Palembang.

Sesuai dengan kesepakatan Polri, Kemenpora, PSSI dan PT LIB, Piala Menpora 2021 wajib digelar dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 ketat.

Di mana yang paling penting adalah tidak diperkenankannya kehadiran penonton di stadion, juga tidak ada nonton bareng (nobar) dan pergerakan berkerumun suporter di luar lapangan.