Olahraga

Piala Dunia Panjat Tebing: Tim Lead Indonesia Ditargetkan Perbaiki Peringkat

Berdasarkan laman IFSC-climbing.org, tim lead Indonesia berada di peringkat 27 dunia.

Piala Dunia Panjat Tebing: Tim Lead Indonesia Ditargetkan Perbaiki Peringkat
Atlet panjat tebing Indonesia Nurul Iqomah (kanan) beradu cepat dengan atlet panjat tebing Cina Tian Pei Yang (kiri) dalam babak final nomer speed putri pada kejuaraan panjat tebing Asian Championship 2019 di Stadion Pakansari, Bigor, Jawa Barat, Sabtu (9/11/2019). Nurul unggul dengan skor 7.700 mengalahkan Tian 8.030. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI) enggan memasang target muluk bagi tim Merah Putih pada nomor lead di Piala Dunia Panjat Tebing Seri Jakarta 2022.

Berstatus sebagai tuan rumah, tim Indonesia menurunkan 42 atlet, di mana 20 atlet di antaranya turun pada kategori lead, yang terdiri dari sepuluh putra dan sepuluh putri. Mereka akan berlaga di Kawasan Bisnis Terpadu Sudirman (SCBD) pada 24-26 September 2022.

Berdasarkan laman IFSC-climbing.org, tim lead Indonesia berada di peringkat 27 dunia. Sedangkan para atletnya seperti Musauwir di urutan ke-93. Kemudian Muhammad Rizky Syahrafl Simatupang di posisi ke-131, serta Muhammad Ferza Fernanda Abdi di peringkat 147 dunia.

baca juga:

Sekretaris Umum FPTI, Florenciano Hendricus Mutter, menyadari jika tim lead Indonesia saat ini belum bisa bersaing di papan atas, apalagi merebut gelar. Oleh karena itu, FPTI hanya ingin Musauwir dan kawan-kawan dapat memanfaatkan seri Jakarta ini untuk perbaikan peringkat.

"Tim (lead) Indonesja masih jauh. Kami masih di 40 besaran ya, mudah-mudahan kami bisa menyodok ke 30 besar lah atau 20 besar," kata Hendricus ketika dihubungi pewarta, Kamis (22/9).

"Itu kalau tercapai, sudah keren lah. Apalagi kalau bisa sampai 20 besar, itu luar biasa. Kalau masuk 10 besar kayanya rada-rada berat, tapi bukan tidak mungkin."

Secara keseluruhan juga, kata Hendricus, federasi enggan terlalu membebankan para atlet Indonesia secara keseluruhan untuk menjadi juara. FPTI ingin mereka bisa bertanding dengan lepas dan memberikan yang terbaik

"Kami tidak ada target khusus yang dibebankan untuk atlet. Kami santai-santai saja karena ya kami tidak mau membebani mereka. Berharap juara pastilah semua mau atletnya juara," ucapnya.

"Cuma kami sejauh ini bebas aja sih, santai saja tidak ada terget target khusus. Yaa main yang terbaik. Jadi kepengennya memang para atlet performa harus baik stabil di pertandingan besok."

Lebih jauh, Hendricus menyampaikan bahwa para atlet saat ini sudah dalam kondisi siap tempur. Mereka kini juga sedang berada di masa penurunan intensitas latihan alias tapering.

"Saat ini atlet kita sehat semua, sudah siap semua, sudah mantap pokoknya," tuturnya.

"Para atlet masih terus berlatih, tapi saat ini santai-santai (masa tapering). Dalam kondisi jelang pembukaan ini ya lemes-lemesin santai-santai dulu lah."[]