Olahraga

Piala Dunia Amputasi: Garuda INAF Ditekuk Argentina di Laga Pembuka

Piala Dunia Amputasi: Garuda INAF Ditekuk Argentina di Laga Pembuka
Timnas Amputasi Indonesia saat beraksi melawan Argentina di laga perdana Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki, Sabtu (1/10). (PSAI)

AKURAT.CO, Tim Nasional Amputasi Indonesia memulai perjuangannya di Piala Dunia Amputasi 2022 dengan kekalahan. Pasukan Bayu Guntoro harus takluk dalam laga perdana grup F pada Sabtu (1/10) sore WIB.

Berlangsung di Turkish Football Federation (TFF) Riva Hasan Doğan National Teams Camp and Training Facility, Istanbul, Turki, skuat Garuda INAF (Indonesia National Amputee Football/PSAI)-julukan Timnas Amputasi- tidak mampu berbuat banyak. Indonesia menyerah dengan skor cukup telak 3-0 dari Argentina.

Pertandingan tersebut memang sudah terlihat beda level sejak awal. Timnas Amputasi Indonesia mendapatkan tekanan tanpa henti dari lawannya. Hasilnya, Garuda INAF langsung tertinggal 2-0 pada babak pertama yang berlangsung selama 25 menit. Kedua gol Argentina tersebut dicetak oleh Andres Lopez (7’ dan 14’).

baca juga:

Memasuki babak kedua, Argentina kembali mencetak gol. Mereka memperlebar keunggulan menjadi 3-0 setelah Enrique Carabajal sukses menggetarkan jala gawang Junaidi Abdillah pada menit ke-29.

Setelah gol tersebut, Indonesia masih terus di bawah tekanan Argentina. Namun, apiknya penampilan Junaidi Abdillah di bawah mistar membuat gawang Merah Putih tidak kebobolan lagi.

Di sisi lain, skuat Garuda INAF juga sangat kesulitan untuk menembus pertahanan Argentina. Sehingga skor 3-0 bertahan hingga akhir laga dan Indonesia harus kalah di laga pertama.

"Hari ini Argentina bermain dengan cukup baik. Argentina bisa memanfaatkan kelemahan-kelemahan dari tim kita. Mereka bisa memenangkan tiap duel dengan kami dari one on one ataupun two on two. Mereka bisa memmanfaatkan bola-bola mati," kata Bayu dalam wawancara pasca-laga.

"Itu bisa jadi pelajaran buat kami. Bahwa ada hal-hal yang bisa kami pelajari dari sini terkait lebih konsentrasi lagi, lebih fokus lagi dalam menjaga lawan dan melihat arah bola, membaca permainan, dan lain-lain."

Dengan hasil ini, Timnas Amputasi Indonesia untuk sementara menjadi juru kunci dalam klasemen grup C. Sedangkan Argentina ada di puncak dengan koleksi tiga angka. Perolehan angkanya sama seperti Amerika Serikat, yang pada matchday pertama berhasil menang 1-0 atas Inggris.

Selanjutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Inggris. Kemenangan wajib diraih oleh pasukan Bayu Guntoro, demi menjaga asa untuk melaju ke babak berikutnya, yakni 16 besar.

"Kami melihat bahwa ada beberapa celah dari timnas Indonesia, salah satunya organisasi permainan. Kami akan mencoba memperbaikinya dalam pertandingan besok lawan Inggris," tambahnya.

"Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan kami coba untuk terus memperbaiki permainan tim kami."

Diketahui, mereka yang berhak lolos ke 16 besar adalah juara dan runner-up grup, serta empat tim runner-up terbaik. Bila pada akhirnya gagal lolos ke 16 besar, Indonesia masih tetap bertanding. Mereka akan memainkan laga play-off untuk menentukan peringkat 17 hingga 24.[]

Skuat Timnas Amputasi Indonesia: Junaidi Abdillah; Piat Supriatna, Ahmad Anuar, Aditya, Muhammad Lukiyono, Muhammad Shiddiq Bahiri, Agung Rizki Satria.

Cadangan: Fredo Dimas Saputro, Nur Hasim, Budianto, Toby Ansalni, Warnadi, Sahata Sianturi, Ajis Pirmansyah. Pelatih: Bayu Guntoro