News

Petinggi PT Bintang Baja Hitam Dicecar Kasus Penyelewengan Dana Asabri

Selain Direktur PT Bintang Baja Hitam, penyidik juga memeriksa lima saksi lain


Petinggi PT Bintang Baja Hitam Dicecar Kasus Penyelewengan Dana Asabri
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Penyidik Pidana Khusus Kejagung mencecar Direktur PT Bintang Baja Hitam berinisial GJ terkait penyelewengan dana Asabri. Pemeriksaan saksi untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar, lihat dan alami sendiri.

"Kepentingan penyidik guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT. ASABRI," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kapuspenkum Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Senin (12/4/2021).

Selain Direktur PT Bintang Baja Hitam, penyidik juga memeriksa lima saksi lain.

Mereka adalah YN selaku Dirketur PT. Hanson Coal Energy, RS selaku Direktur PT. Oso Management Investasi, C selaku Nominee Tersangka BTS, YG selaku Karyawan PT. Asabri dan BS selaku Staf Administrasi PT. Asabri.

Hingga saat puluhan saksi yang diperiksa. Antara lain Komisaris Utama PT Wimofa International Investment berinisial SAA.

Selain itu, penyidik memeriksa AT selaku Nominee Tersangka BTS, MM selaku selaku Nominee Tersangka BTS dan IZ selaku Head Equity PT ASABRI.

Dalam kasus ini ada sembilan yang jadi tersangka. Mereka adalah, mantan Direktur Utama PT Asabri, Mayor Jenderal (Pur) Adam R. Damiri, Letnan Jenderal (Pur) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro, mantan Kepala Divisi Investasi Asabri (2012-2017), Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan, Lukman Purnomosidi, mantan Kepala Divisi Keuangan dan Investasi (2012 – 2015), Bachtiar Effendi, mantan Direktur Investasi dan Keuangan (2013-2019), Hari Setiono serta Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo.

Penyidik juga telah melakukan penyitaan aset milik tersangka. Mulai dari mobil mewah, bus, kapal tanker hingga ratusan bidang tanah. Saat ini taksiran kerugian negaranya Rp23 triliun.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co