Ekonomi

Petani Harus Begini untuk Rangsang Pemasaran Produk Pupuk Komersial

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan program Makmur memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi para petani tanah air


Petani Harus Begini untuk Rangsang Pemasaran Produk Pupuk Komersial
Ilustrasi petani (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim program Makmur memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi para petani tanah air.

Terlebih, program yang memiliki kepanjangan Mari Kita Majukan Usaha Rakyat ini dapat berjalan berkat kolaborasi BUMN. Program Makmur merupakan ekosistem yang sangat bermanfaat bagi para petani tanah air.

Pasalnya, di dalam program tersebut sudah menghubungkan petani dengan pihak project leader, asuransi, lembaga keuangan, teknologi pertanian, pemerintah daerah, agro input, hingga jaminan ketersediaan pupuk non subsidi. 

baca juga:

Melihat hal tersebut, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Bakir Pasaman menyampaikan bahwasanya Program Makmur ini harus tetap diadakan sebab target untuk pemasaran produk (pupuk) komersial.

" Saya rasa memang paling efektif melalui program Makmur. Selain kita bisa memasarkan produk komersial, kemudian kita bisa mendekatkan diri dengan petani," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Program Makmur ini, lanjutnya, merupakan program dari Menteri BUMN Erick Thohir di mana Erick Thohir mensinergikan antara perusahaan-perusahaan BUMN yang memiliki titik taut dengan program Makmur.

"Oleh karena itu, saya rasa kita akan jauh lebih besar daripada target yang dicanangkan dalam transformasi bisnis, karena program Makmur ini bagian daripada transformasi bisnis. Mudah-mudahan kita memiliki target 250 ribu hektar, tahun ini mudah-mudahan lebih dari itu targetnya. Dengan dukungan dari bapak Menteri BUMN kami harapkan semuanya bisa berjalan sukses, Insya Allah," ucapnya.

Sebagai informasi, Program Makmur resmi diluncurkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di Subang, Jawa Barat pada Agustus 2021. Dimana program Makmur merupakan bagian dari proses transformasi bisnis yang berkomitmen mendukung pemerintah untuk memperkuat ekonomi nasional. 

Program Makmur ini terdiri dari berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian. Selanjutnya ada juga disiapkan akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani.

Petani yang tergabung dalam program Makmur mendapat pendampingan yang berdampak positif pada produktivitas dan penghasilan pertanian.[]