News

Petamburan Langganan Banjir, Pemprov Naikan Kapasitas Buang Mesin Pompa

Petamburan Langganan Banjir, Pemprov Naikan Kapasitas Buang Mesin Pompa
Plh Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi (AKURAT.CO/Miftahul Munir)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mencegah banjir akibat hujan intensitas tinggi. Salah satu yang dilakukan ialah memasang mesin pompa di sejumlah ruas jalan yang rawan tergenang saat hujan turun.

Beberapa waktu lalu, Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat memasang mesin pompa di Jalan Pangerang Jayakarta. Kini, mereka menyasar pemukiman warga rawan tergenang, salah satunya di Kelurahan Petamburan.

Di sana, Suku Dinas Tata Air Jakarta Pusat memasang mesin pompa air di rumah pompa Jati Pinggir 2, Petamburan. Mesin pompa berkapasitas 500 liter perdetik itu diyakini menjadi solusi penanganan banjir.

baca juga:

Sebab, pada musim banjir tahun lalu, pemukiman dengan kontur tanah cekung itu digenangi air yang mengharuskan Pemprov DKI menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga. Penyebabnya adalah kapasitas mesin pompa eksisting hanya 250 liter per detik.

Pelaksana harian (Plh) Walikota Jakarta Pusat Irwandi meninjau kesiapan mesin itu pada Jumat siang (29/1/2021). Dia menjelaskan, tahun lalu, wilayah itu terendam banjir cukup parah. Dia tak ingin kejadian itu berulang kembali tahun ini. Dengan dinaikannya kapasitas mesin pompa, volume air yang dibuang ke kali Banjir Kanal Barat (BKB) semakin besar.

"Dulu disini genangannya tinggi. Banjirnya sampai 1,5 sampai 2 meter. Solusinya ya kita pasangi pompa," katanya saat meninjau pemasangan mesin pompa Jati Pinggir 2, Petamburan.

Kinerja mesin pompa berkapasitas 500 liter perdetik itu akan diuji coba pada musim hujan tahun ini. Mantan Kepala Dinas UMKM DKI itu justru berharap beberapa hari kedepan wilayah itu diguyur hujan lebat. Dengan begitu kinerja mesin pompa itu bisa diukur.

"Mudah-mudahan hujan ini besar sekali. Supaya kita lihat seperti apa Jakarta. Kalau ini Japing (Jati Pinggir) tidak banjir, berarti (upaya) ini berhasil," ujarnya.

Dia menambahkan, hujan yang mengguyur wilayah Jakarta Pusat belakangan ini terbilang masih biasa-biasa saja. Belum terjadi hujan yang mengkhawatirkan. Selama ini masih sebatas genangan. Itupun masih bisa dikendalikan dengan kegiatan pembersihan saluran-saluran air.

"Jati pinggir ini daerah tergenang banjir. Tiap tahun banjir. Tapi kita akan lihat tahun ini," katanya.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu