Olahraga

Peserta Australia Terbuka Akhirnya Wajib Vaksinasi Covid-19

Tennis Australia memilih mengikuti kebijakan Negara Bagian Victoria tempat turnamen berlangsung yang mewajibkan vaksinasi Covid-19.


Peserta Australia Terbuka Akhirnya Wajib Vaksinasi Covid-19
Suasana di lapangan latihan Australia Terbuka 2021 di Melbourne, Australia, Senin (25/1). (TWITTER/Australia Terbuka)

AKURAT.CO, Polemik soal kewajiban vaksinasi virus corona (Covid-19) bagi petenis yang hendak turun di Australia Terbuka 2022 akhirnya sampai pada kesimpulan. Induk organisasi tenis Australia, Tennis Australia, memilih mengikuti kebijakan Negara Bagian Victoria tempat turnamen berlangsung yang mewajibkan vaksinasi.

“Ada banyak spekulasi soal vaksinasi dan untuk benar-benar memperjelasnya, ketika gubernur (negara bagian) mengumumkan bahwa semua orang di area (turnamen) perlu divaksinasi, kami memperjelasnya terhadap kelompok yang bermain (di Australia Terbuka),” kata Ketua Tennis Australia, Craig Tiley, sebagaimana dipetik dari The Guardian.

Beberapa waktu lalu, terdapat dua pendapat berbeda dari dua pejabat terkemuka Australia. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, memberikan kelonggaran dengan mengizinkan petenis yang tak divaksin bisa datang ke Australia dengan karantina ketat selama 14 hari.

Sementara itu, Gubernur Victoria, Dan Andrews, bersikap sebaliknya. Andrews, yang memimpin wilayah di mana venue Australia Terbuka, Melbourne Park, berada, mewajibkan seluruh petenis melakukan vaksinasi karena kewajiban yang sama diterapkan pada warganya.

Polemik ini mendapatkan “dagingnya” salah satunya karena petenis ranking satu dunia, Novak Djokovic. Petenis asal Serbia itu diketahui sejak lama merupakan salah satu orang yang menentang vaksinasi dan menyatakan tidak akan menyingkapkan identitas vaksinasinya kepada publik.

“(Novak) bilang bahwa dia melihat (status vaksinasi) ini sebagai urusan pribadi baginya. Kami bakal senang melihat Novak di sini (Australia), dia tahu bahwa dia bakal harus divaksinasi untuk bermain di sini,” ucap Tiley.

Australia Terbuka sendiri akan digelar di Melbourne pada 17-30 Januari 2022 sebagai turnamen grand slam pembuka musim. Bagi Djokovic sendiri, bermain di Australia adalah peluangnya untuk memecahkan rekor gelar grand slam petenis putra sepanjang masa.

Saat ini, Djokovic sudah mengumpulkan 20 grand slam sejajar dengan dua rival besarnya, Roger Federer dan Rafael Nadal. Djokovic cukup berpeluang karena Federer sudah menyatakan tidak akan bertanding di Australia Terbuka karena pemulihan cedera.

Hanya saja, Nadal kemungkinan besar akan datang ke Australia. Selain itu, petenis asal Spanyol ini juga sudah melakukan dua kali vaksinasi.[]