News

Pesawat Ditemukan Hancur, Ini 5 Fakta Penting Maskapai Rimbun Air

Pesawat Rimbun Air telah ditemukan dan sedang dievakuasi.


Pesawat Ditemukan Hancur, Ini 5 Fakta Penting Maskapai Rimbun Air

AKURAT.CO Pesawat kargo dari maskapai Rimbun Air dikabarkan hilang kotak di Papua. Kabar hilangnya pesawat di sekitar Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya ini terjadi para hari Rabu (15/9) pagi. Pesawat tersebut dikabarkan jatuh dalam penerbangan tanpa penumpang. 

Rimbun Air memang sebuah maskapai yang hingga kini tidak banyak dikenal oleh sejumlah warga Indonesia. Tetapi, maskapai ini memiliki peran penting dalam pengiriman kargo.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta menarik terkait Rimbun Air. 

1. Maskapai kargo

Di Indonesia ada sejumlah maskapai penerbangan yang memiliki fungsi khusus. Salah satunya adalah maskapai Rimbun Air yang memiliki fungsi pengiriman kargo. Maskapai yang berpusat di Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini memang memiliki destinasi khusus yaitu di Papua. Namun, maskapai ini juga menerima pengiriman kargo ke dan dari luar negeri. 

2. Pesawat pengirim kargo

Maskapai yang berada di bawah perusahaan PT Menara Papua di bawah induk perusahaan PT Menara Grand Papua ini memiliki dua jenis pesawat utama, yaitu DHC seri 6 dan Boeing 737-300 Freighter. Pesawat DHC 6 ini khusus digunakan untuk pengiriman kargo di berbagai wilayah di Papua. Sedangkan Boeing 7373-300 Firefighter digunakan untuk pengiriman kargo nasional maupun internasional. 

3. 15 unit pesawat

Secara keseluruhan, maskapai yang berdiri sejak tahun 2018 ini memiliki 15 unit pesawat DHC-400 Twin Otter sebagai pesawat utamanya. Tidak hanya di Papua, pesawat ini juga fokus pada operasional di wilayah Pulau Kalimantan. Kemampuan pesawat DHC 6 Twin Otter ini khusus digunakan untuk mencapai sejumlah tempat yang memiliki bandara atau landasan yang minim fasilitas. 

4. Hilang kontak

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa salah satu pesawat Rimbun Air telah mengalami hilang kontak pada pukul 07.37 WIT. Pesawat kargo seri Twin Otter 300 dengan kode registrasi PK-OTW ini hilang kontak di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Pesawat ini melakukan lepas landas dari Kabupaten Nabire pada pukul 06.40 WIT dan seharusnya sampai di Sugapa sekitar 40 menit kemudian. 

5. Ditemukan hancur

Setelah dilakukan pencarian, pesawat kargo ini ditemukan di ketinggian 2.400 meter dengan jarak sekitar 6 kilometer dari Bandara Bilogai. Ketika ditemukan, pesawat kargo yang membawa bahan bangunan tersebut dalam kondisi hancur. Sedangkan tiga kru yang bertugas di pesawat tersebut, yang terdiri dari pilot, kopilot, hingga teknisi, diperkirakan tidak selamat. 

Hingga kini, evakuasi masih terus dilakukan dengan bantuan dari masyarakat setempat. Ketika ditemukan, ponsel milik pilot pesawat masih dalam keadaan aktif, namun tidak ada yang menjawab.[]