News

Pesawat AS Nekat Putar Balik Usai Satu Penumpangnya Ogah Pakai Masker

Penumpang itu adalah seorang wanita berusia 40 tahunan.


Pesawat AS Nekat Putar Balik Usai Satu Penumpangnya Ogah Pakai Masker
Gambar menunjukkan sebuah pesawat Boeing 777-200 dari American Airlines (Nicolas Economou/NurPhoto/ Getty Images)

AKURAT.CO  Pesawat maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) langsung memutuskan untuk putar balik usai salah satu penumpangnya membuat keributan dan menolak memakai masker. Padahal, menurut stasiun TV lokal, WFOR-TV, pesawat itu tampaknya berada di udara selama sekitar 1,5 jam sebelum akhirnya berbalik. 

Insiden yang terjadi pada Rabu (20/1) malam itu, menimpa Penerbangan 38 American Airlines, yang terbang dari Miami ke London. Menurut laporan, pesawat Boeing 777 tersebut memboyong hingga 129 penumpang dan 14 kru. 

Meski putar balik di tengah perjalanan, tetapi pesawat dilaporkan mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Miami, di mana setelahnya langsung disambut polisi.

baca juga:

Identitas penumpang yang membuat onar di pesawat pada Rabu tidak diungkap. Namun, menurut penuturan polisi, penumpang itu adalah seorang wanita berusia 40 tahunan. Polisi juga mengatakan bahwa wanita ini tidak ditangkap. Kendati begitu, penumpang tersebut tetap harus menjalani penyelidikan dan telah dilarang menggunakan layanan American Airlines. 

"Keputusan untuk putar balik itu terjadi karena seorang pelanggan mengganggu dan menolak untuk mematuhi persyaratan masker federal."

"Kami berterima kasih kepada para kru atas profesionalisme mereka, dan kami meminta maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanannya," kata American Airlines dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CBS News hingga CNBC.

Sementara pihak maskapai menunggu penyelidikan polisi, sejumlah penumpang yang turun dari pesawat telah mengutarakan keluhannya.  Beberapa mengaku terkejut hingga kecewa lantaran kru dianggap tidak memberikan penjelasan penuh saat pesawat memutuskan untuk berbalik arah.

"Semua orang terkejut," kata seorang penumpang kepada WFOR-TV.

"Mereka benar-benar tidak mengatakan apa-apa. Saya tidak percaya bahwa pramugari juga tidak memberikan penjelasan. Yang mereka katakan hanyalah ada insiden ekstrem dengan seorang penumpang dan mereka harus berbalik," tambah penumpang lain, mengaku kecewa.

Administrasi Penerbangan Federal kemudian mengungkap bahwa sepanjang tahun ini, terjadi peningkatan signifikan terkait dengan jumlah insiden yang melibatkan 'penumpang nakal'. Hingga Selasa (17/1), agensi tersebut mengaku telah menerima 151 laporan tentang penumpang yang nakal. Dari laporan-laporan itu, 92 di antaranya terkait dengan pemakaian masker.[]