News

Pesangon Kecil, Serikat Pekerja Jiwasraya Tolak Di-PHK

Pesangon Kecil, Serikat Pekerja Jiwasraya Tolak Di-PHK
Warga melintas di depan halaman kantor pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Kementerian BUMN mengkawatirkan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya direalisasikan akan membuat investor takut menanamkan modalnya. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Polemik yang terjadi di tubuh asuransi Jiwasraya hingga saat ini masih belum menemukan titik terang bagi para karyawan yang bekerja di asuransi plat merah tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Serikat Pekerja (SP) Jiwasraya menggelar konferensi pers mengenai permasalahan dan PHK karyawan Jiwasraya, Selasa (29/11/2022) di Jakarta.

Deolipa Yumara selaku kuasa hukum karyawan Jiwasraya menyampaikan, dalam hal ini juga Jiwasraya bisa dikatakan melakukan penggelapan aset, baik dari tanah maupun aset lain.

baca juga:

"Atas kejadian ini, kita dapat mengusut dari beberapa sisi, bahkan bisa juga kita laporkan ke KPK, karena ini juga bisa diindikasikan korupsi," tegas Deolipa.

Di tempat yang sama, Umum Pengurus Serikat Pekerja Jiwasraya, Hotman David menyampaikan bahwa manajemen akan melakukan rasionalisasi dan akan menutup Jiwasraya itu sendiri.

"Ini sangat mengancam nasib karyawan sebanyak 169 orang dan kami tidak setuju dengan keputusan dari manajemen," tandas David.

Padahal memasuki akhir tahun 2022 katanya, seluruh karyawan Jiwasraya telah melaksanakan kerja dengan baik dan sukses.

Hotman David membeberkan, saat ini Jiwasraya akan melakukan rasionalisasi berupa pemberhentian terhadap seluruh karyawan, dimana para karyawan tersebut selama ini telah melakukan instruksi Direksi untuk melaksanakan program restrukturisasi nasabah sejak tahun 2020 hingga saat ini.

"Rasionalisasi ini merupakan keputusan Kementerian BUMN yang akan dilanjutkan dengan rencana penutupan Jiwasraya," kata David mengutip pernyataan Direksi.