Rahmah

Pesan Rasulullah: Jangan Tinggalkan Kebaikan Walau Sedikit

Amalkan kebaikan apapun, niscaya rahmat Allah akan turun


Pesan Rasulullah: Jangan Tinggalkan Kebaikan Walau Sedikit
Bersedekah tidak harus dengan harta (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO Kebaikan adalah perilaku yang membawa dampak positif bagi orang lain, entah mereka yang ada di sekeliling kita atau masyarakat luas. 

Berbuat baik pada diri sendiri juga merupakan kewajiban kita sebagai umat manusia. Artinya kita bisa berguna bagi diri sendiri maupun orang lain serta tidak membawa dampak negatif bagi mereka.

Perintah melakukan kebaikan ditegaskan melalui banyak ayat Al-Qur'an, salah satunya disebutkan di dalam Al-Qur'an surah Ali Imran.

baca juga:

Dalam Surah Ali Imran Ayat 104 Allah SWT berfirman:

وَلۡتَكُنۡ مِّنۡكُمۡ اُمَّةٌ يَّدۡعُوۡنَ اِلَى الۡخَيۡرِ وَيَاۡمُرُوۡنَ بِالۡمَعۡرُوۡفِ وَيَنۡهَوۡنَ عَنِ الۡمُنۡكَرِ‌ؕ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَ‏

Waltakum minkum ummatuny yad'uuna ilal khairi wa yaamuruuna bilma 'ruufi wa yanhawna 'anil munkar; wa ulaaa'ika humul muflihuun

Artinya: "Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."

Islam menuntut umatnya untuk selalu melakukan kebaikan, walaupun itu kecil. Agama paripurna itu memerintah agar umatnya tidak meninggalkan kebaikan walau sedikit, sebab berdampak pada pahala kelak di akhirat.

Dalam riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyabdakan:

 بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ    

Artinya: “Saat seorang pria sedang berjalan, tiba-tiba ia mendapati sebuah dahan berduri yang menghalangi jalan. Kemudian ia menyingkirkannya. Maka Allah bersyukur kepadanya dan mengampuni dosa-dosanya” (HR al-Bukhari).

Sumber: NU Online