News

Pesan Berantai Sebut Kabupaten Bandung Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes: Itu Hoaks!


Pesan Berantai Sebut Kabupaten Bandung Masuk Zona Merah Covid-19, Dinkes: Itu Hoaks!
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) saat mempersiapkan alat-alat penyemprotan disinfektan yang akan digunakan untuk sterilisasi gedung Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Gedung Wisma Atlet ini nantinya akan digunakan sebagai tempat isolasi pasien virus corona (covid-19). PMI menurunkan petugas sebanyak 36 petugas yang akan menyemprotkan cairan disinfektan sebanyak 50 jeriken atau 100 liter. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Pesan berantai mengenai sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung masuk dalam zona merah pandemi COVID-19, bermunculan beberapa hari terakhir melalui aplikasi pesan singkat.

Isi pesan berantai yang sudah menyebar di beberapa masyarakat menyebutkan, hampir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung terdapat warga yang positif COVID-19. Selain itu, di dalam pesan berantai tersebut juga menyebutkan bahwa ada 65 orang yang saat ini dalam pengawasan dokter.

Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Edy Kusno mengatakan, pesan berantai terkait zona merah Kabupaten Bandung adalah berita tidak benar alias hoaks.

“Itu dipastikan hoaks. Kami harap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi pesan berantai tersebut dengan tidak menyebarkannya kembali,” ujarnya, saat dihubungi, Selasa (24/3/2020). 

Edy menekankan, jika ada warga yang ingin mengetahui perkembangan terbaru terkait virus korona lebih baik mengakses situs resmi SAWARNA (Sabilulungan Melawan Korona), di http://covid19.bandungkab.go.id/.