Olahraga

Pesan Anti-Perang Bergulir dari Naples, Shevchenko, dan Malinovsky

Penyerang Atalanta, Ruslan Malinovsky, menunjukkan tulisan “No War in Ukraine” yang tertera di bagian depan kaus dalamnya.

Pesan Anti-Perang Bergulir dari Naples, Shevchenko, dan Malinovsky
Pemain Barcelona dan Napoli membentangkan spanduk anti perang di Naples, Italia, Kamis (24/2). (TWITTER/Barcelona)

AKURAT.CO, Barcelona dan Napoli mengambil kesempatan untuk mengampanyekan penghentian perang sehubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina dalam dua hari terakhir. Pemain kedua tim membentangkan baliho bertuliskan “Stop War (Hentikan Perang)” sesaat sebelum sepakmula laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa 2021-2022.

Bertempat di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli, Italia, Kamis (24/2) atau Jumat dini hari WIB, Napoli dan Barcelona menjadi klub Eropa pertama yang menyatakan sikap anti-perang dalam krisis Rusia-Ukraina.

Bagi Barcelona, aksi di Napoli bukan kali pertama dengan nada menolak perang. Sembilan belas tahun lalu, klub raksasa Spanyol itu juga membentangkan baliho menolak perang ketika Amerika Serikat menyerang Irak sebelum pertandingan melawan Racing Santander di markas mereka, Stadion Camp Nou.

baca juga:

Di Yunani, pemain Atalanta asal Ukraina, Ruslan Malinovsky, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Olimpiakos di laga Liga Europa dengan menyampaikan pesan anti-perang. Malinovsky menunjukkan tulisan “No War in Ukraine” yang tertera di bagian depan kaus dalamnya.

Legenda sepakbola Ukraina sekaligus peraih Ballon D’Or 2004, Andriy Shevchenko, mengatakan bahwa negaranya berhak untuk berdaulat. Mantan Pelatih Tim Nasional Ukraina itu juga meminta dunia untuk mengusahakan perdamaian bagi negaranya.

“Di jam-jam yang masih dini perang skala penuh diawali oleh Rusia. Rakyat dan keluarga saya diserang. Ukraina dan populasinya menginginkan perdamaian dan integritas wilayah,” tulis Shevchenko di akun Instagramnya.

"Saya meminta Anda mendukung negara kami dan meminta Pemerintah Rusia untuk menghentikan agresi mereka dan pelanggaran hukum internasional. Kami hanya menginginkan perdamaian. Perang bukan jawaban.”

Konflik Rusia dan Ukraina juga mengguncang sepakbola Eropa di mana konfederasi sepakbola kawasan tersebut, UEFA, dikabarkan bersiap membatalkan final Liga Champions musim ini yang sedianya dihelat di Stadion Gazprom Arena, St Petersburg, Rusia, 28 Mei mendatang.

Sementara itu, FIFA kemungkinan akan mengambil sikap terhadap pertandingan play-off Piala Dunia Qatar 2022 yang akan dilangsungkan di Rusia pada Maret mendatang. Rusia akan menjamu Polandia di ibukota negara mereka, Moskow, pada 24 Maret.[]