Rahmah

Pesan Al-Qur'an: Jangan Tebar Sara, sebab Allah Ciptakan Bahasa Manusia Berbeda-beda

Jumlah bahasa di dunia dipercaya berkisar di sekitar angka 6.000


Pesan Al-Qur'an: Jangan Tebar Sara, sebab Allah Ciptakan Bahasa Manusia Berbeda-beda
Ilustrasi - Isu SARA (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO, Manusia diciptakan satu sama lain dengan bahasa yang berbeda-beda. Bukan hanya bahasa, perbedaan antar manusia juga terletak pada suku, agama, mazhab atau keyakinan, dan lain sebagainya.

Allah memerintahkan kepada semua makhluk-Nya untuk saling menghargai satu sama lain atas adanya perbedaan yang ada. Sebab, perbedaan merupakan kodrat Tuhan yang tidak bisa ditentang.

Salah satu bentuk perbedaan yang ada pada setiap manusia adalah bahasa. Seseorang yang berbeda daerah akan berbeda juga bahasa yang digunakan dalam kesehariannya. 

baca juga:

Konteks perbedaan bahasa lebih luas lagi dalam konteks perbedaan negara. Satu sama lain antar masyarakat di suatu negara jelas-jelas berbeda. Dan Tuhan meminta mereka untuk saling menghargai dan menghormati.

Allah SWT berfirman di dalam QS. Ar-Rum ayat 22:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَلْوَانِكُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ - ٢٢

Artinya: "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui."

Mengutip Tafsir Kemenag RI, ayat ini menerangkan tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah, yaitu penciptaan langit dan bumi sebagai peristiwa yang luar biasa besarnya, sangat teliti, dan cermat.

Di sini Allah juga menyatakan bahwa Dia secara haq menjadikan manusia terdiri atas banyak ras yang kedudukannya sama di mata-Nya. Berbicara mengenai ras, Allah menjelaskannya melalui lidah atau lisan. 

Dalam hal ini, kata lidah mempunyai dua arti. Pertama, lidah yang secara fisik berada pada rongga mulut dan sangat berperan dalam mengeluarkan bunyi. Bunyi inilah yang menjadi dasar munculnya bahasa untuk keperluan berkomunikasi. 

Sumber: LPMQ Kemenag RI