Tech

Pesaing Berat Nintendo Switch, Valve Luncurkan Steam Deck

Konsol Steam Deck membawa sesuatu yang benar-benar baru.


Pesaing Berat Nintendo Switch, Valve Luncurkan Steam Deck
Steam Deck (PCMag)

AKURAT.CO, Valve baru saja mengumumkan Steam Deck, perangkat konsol game genggam baru yang memungkinkan gamer untuk memainkan game Steam saat bepergian. Meski saat ini sudah banyak game PC menjadi portabel melalui laptop gaming, tetapi konsol Steam Deck membawa sesuatu yang benar-benar baru.

Dilansir dari Slash Gear, Minggu (18/7), di situs web Steam Deck yang baru diluncurkan, Valve mengatakan bahwa mereka bermitra dengan AMD untuk membuat APU kustom Steam Deck. Hasilnya, tercipta konseol game genggam yang menggunakan CPU Zen 2 dengan 4 core dan 8 thread yang dipasangkan dengan RDNA 2 GPU dengan 8 CU.

Steam Deck memiliki RAM LPDDR5 16 GB dan memiliki beberapa opsi penyimpanan yang berbeda: 64 GB eMMC (PCIe Gen 2 x1), 256 GB NVMe SSD (PCI Gen 3 x4), atau 512 GB NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4) berkecepatan tinggi. Semua model Steam Deck akan hadir dengan slot kartu microSD untuk penyimpanan yang diperluas juga.

Di bagian depan perangkat, terpampang layar sentuh LCD 7 inci berukuran 1280 x 800 (16:10) yang berjalan pada 60Hz bersama dengan kumpulan kontrol fisik. Ada tombol wajah ABXY bersama dengan d-pad, bumper L & R, pemicu, dan dua stik analog, seperti yang kamu kerap temui pada pengontrol game modern mana pun. Di bagian belakang, ada juga empat tombol yang dapat ditetapkan pada pegangan, jadi kamu memiliki banyak opsi kontrol.

Steam Deck juga mendukung kontrol gyro 6-sumbu, memungkinkan gamer membidik dengan menggerakkan perangkat itu sendiri. Selain itu, Valve mengatakan bahwa Steam Deck dilengkapi dengan baterai 40WHr yang bagus untuk gameplay 2-8 jam dengan pengisian penuh.

Jika tidak ingin bermain dalam mode genggam, kamu juga dapat menghubungkan Steam Deck ke TV atau monitor menggunakan dok perangkat, seperti halnya Nintendo Switch. Dok akan dijual terpisah, tetapi tampaknya menambahkan banyak opsi konektivitas di luar port USB-C Steam Deck. Perlu diperhatikan bahwa port USB-C mendukung DisplayPort 1.4 dan dapat menghasilkan hingga 8K pada 60Hz atau 4K pada 120Hz.

“Anda juga dapat menginstal dan menggunakan perangkat lunak PC, tentu saja,” tulis Valve di situs web Steam Deck.

“Jelajahi web, tonton video streaming, lakukan hal-hal produktivitas normal Anda, instal beberapa toko game lain, apa pun.”

Jadi, jika kamu pernah bermimpi memiliki game PC yang dapat dimainkan di perangkat genggam, Steam Deck sepertinya perangkat yang sempurna. Mengingat dapat dihubungkan ke TV atau monitor, perangkat ini juga dapat berfungsi sebagai pengganti yang solid untuk desktop gaming atau laptop bagi sebagian orang, terutama pada saat perangkat keras PC sulit didapat.

Harga Steam Deck bervariasi tergantung pada jenis penyimpanan yang ingin kamu dapatkan. Model dasar dengan penyimpanan eMMC 64 GB akan berharga 399 dolar AS atau Rp5,8 Juta, model SSD NVMe 256 GB berharga 529 dolar AS atau Rp7,6 Juta, dan model NVMe 512 GB 649 dolar AS atau Rp9,4 Juta.

Steam Deck tidak akan tersedia pada Desember 2021, tetapi Valve mulai membuka pemesanan untuk perangkat tersebut pada 16 Juli. Tertarik? Masuk dengan akun Steam kamu, dan lakukan reservasi segera.