Ekonomi

Perusahaan Fintech Ini Gandeng JTrust Bank Bakal Dongkrak Pembiayaan Masyarakat Dampak Krisis Pandemi Covid-19

Perusahaan Fintech Ini Gandeng JTrust Bank Bakal Dongkrak Pembiayaan Masyarakat Dampak Krisis Pandemi Covid-19
360Kredi menggandeng JTrust Bank Bakal Dongkrak Pembiayaan Masyarakat Dampak Krisis Pandemi Covid-19 (Humas 360Kredi )

AKURAT.CO, Perusahaan fintech lending, 360Kredi secara resmi telah menggandeng PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank), untuk melakukan kerjasama channeling yang bertujuan mendongkrak pembiayaan masyarakat yang terdampak krisis ekonomi akibat pandemi covid-19.

Direktur Funding & Partnership 360Kredi, Purnama Sutedi mengatakan nantinya pihaknya akan menjadi perantara dari J Trust Bank sebagai penyedia rantai pasokan kepada masyarakat.

“Untuk saat ini penyaluran pembiayaan tidak terbatas pada bidang atau sektor usaha tertentu. Artinya, peminjam dari berbagai bidang usaha memiliki peluang untuk mendapatkan pembiayaan dari J Trust Bank.” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (15/11/2021).

baca juga:

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional 360Kredi suhartono juga meyakini bahwa momentum tersebut menjadi tonggak penting bagi keberlangsungan bisnis 360Kredi sekaligus membawa semangat baru bagi kedua pihak demi menghadirkan kemudahan dan kecepatan penyaluran pinjaman kepada masyarakat. 

Sebelumnya, 360Kredi sebagai salah satu IJK yang mendukung program inklusi keuangan juga turut berpartisipasi pada kegiatan FinExpo Virtual Event, 18 Oktober-2 November 2021 lalu.

Direktur Funding & Partnersip Purnama Sutedi dan Business Development 360Kredi Zachrinal membahas tentang model bisnis dan perkembangan 360Kredi selama dua tahun berjalan, serta issue terkait kebocoran data nasabah dan pentingnya security system. 

Ia menerangkan bahwa yang paling utama adalah data privasi karena industri fintech memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam mengelola informasi.

“360Kredi sendiri memiliki sistem keamanan yang kuat dalam menjaga kebocoran data nasabah. Ini penting untuk perusahaan fintech, karena secara regulasi, kerahasiaan data pribadi digital nasabah telah diatur dalam berbagai perundang-undangan," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Suhartono pun mengajak masyarakat untuk memahami perbedaan fintech legal dan ilegal agar tidak menjadi bumerang, serta agar turut aktif bersama-sama memerangi fintech ilegal. 

“Literasi masyarakat tentang keuangan digital masih sangat rendah, sehingga mudah untuk terjebak pada pinjaman online ilegal yang tidak berizin OJK, padahal ada 106 fintech lending yang legal dan berizin. Maka 360Kredi selaku bagian dari industri jasa keuangan memiliki tugas untuk memberikan edukasi tentang keuangan digital," jelas Suhartono.[]