Tech

Perusahaan Data ADA Dukung Kesetaraan Gender di Indonesia

Index kesetaraan gender di Indonesia masih berada di tingkat yang cukup rendah


Perusahaan Data ADA Dukung Kesetaraan Gender di Indonesia
Anak Remaja Perempuan Main Gadget (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Kesetaraan gender selalu menjadi topik hangat untuk dibicarakan, terutama di Hari Kartini. Meningkatnya peranan wanita di berbagai bidang menjadi salah satu kemajuan paling menonjol, namun masih sangat membutuhkan perbaikan dan dukungan berbagai pihak.

Meskipun kesetaraan gender telah menjadi isu populer, namun index kesetaraan gender di Indonesia masih berada di tingkat yang cukup rendah. Menurut laporan dari World Economic Forum, Indonesia berada di urutan ke-85 dari 153 negara. 

Fakta ini cukup mengkhawatirkan, mengingat banyaknya hak perempuan yang masih terabaikan. ADA, perusahaan data dan kecerdasan buatan (AI), secara aktif membentuk budaya kerja yang mendukung kesetaraan gender. 

Suraj Gerard Sivaprasad, Managing Director, ADA Indonesia mengatakan pihaknya percaya bahwa untuk menciptakan kesinambungan bisnis, kesetaraan gender di tempat kerja sangat diperlukan. 

"Kami mendorong seluruh karyawan untuk memberikan kontribusi terbaiknya baik di rumah, kantor, serta memperluas kemajuan karir mereka," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co

Efektif per Maret 2021, karyawan ADA menyambut baik praktik dan kebijakan baru yang terdiri dari tunjangan persalinan yang mencakup cuti hingga enam bulan, serta hak cuti bagi suami yang istrinya melahirkan, selama dua minggu. 

Meskipun perusahaan data dan teknologi seringkali terlihat didominasi oleh pria, ADA hadir untuk menciptakan ruang kerja yang nyaman bagi semua karyawannya.

ADA juga menyediakan sistem kerja yang fleksibel untuk mengakomodir kebutuhan pekerja dan keluarganya. Selain itu ADA juga menyediakan program yang mendukung kesetaraan gender seperti, (1) Grow Programme yang memungkinkan semua bersertifikasi, dan (2) Mentorship Programme yang memungkinkan para karyawannya melakukan bimbingan one-on-one dengan eksekutif senior perusahaan di kantor cabang manapun.

Melalui berbagai upayanya untuk menghindari penilaian bias atas kesetaraan gender, ADA melaporkan adanya keseimbangan partisipasi tenaga kerja pria dan wanita di seluruh kantor, di sembilan negara.

"Dengan begitu, ADA akan terus menghadapi dan menantang ketidaksetaraan gender yang ada, melalui berbagai pelatihan bias bawah sadar," pungkas Suraj.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu