News

Kampung Susun di Sekitar JIS, Pras: Cuma Bagus di Kata

Warga yang tergusur pembangunan stadion justru bertahan hidup dengan tinggal di pinggiran rel kerata api 


Kampung Susun di Sekitar JIS, Pras: Cuma Bagus di Kata
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO - Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengkritik kebijakan Pemprov DKI terkait peruntukan kampung susun di sekitar Stadion Jakarta Internasional Stadion (JIS).

Dia menyebut kampung susun diperuntukkan bukan untuk warga terdampak pembangunan stadion di Kelurahan Papango, tetapi unyuk pekerja stadion JIS yang merupakan orang luar Papango. 

Dia mengatakan, mereka yang tergusur pembangunan stadion itu kini bertahan hidup dengan tinggal di pinggiran rel kerata api yang melintasi area dekat stadion. 

baca juga:

"Saya minta Pemprov tak membiarkan warga hidup susah dengan rumah kumuh di pinggir rel. Karena memang seringkali program Pemprov DKI sekarang cuma bagus di kata-kata. Tapi kenyatannya buruk," katanya dalam keterangannya dikutip Kamis (20/1/2022). 

Karena itu dia meminta Pemprov DKI mengevaluasi kembali peruntukan kampung susun itu. Sebab, Pemprov DKI pernah berjanji akan merelokasi warga yang tergusur akibat pembangunan stadion itu ke kampung susun di sekitar stadion kebanggaan Anies tersebut. 

"Pemerintah Provinsi DKI harus meninjau ulang peruntukan kampung susun yang sengaja dibangun tak jauh dari stadion megah Jakarta Internasional Stadium (JIS)," katanya. 

Desakannya itu, kata dia, sejalan konsep pembangunan Comunity Action Plan (CAP) yang diklaim Pemprov DKI sebagai basis pelaksanaan program di Jakarta. Melalui CAP, masyarakat ikut berpartisipasi merancang, merumuskan hingga mengawasi proses pembangunan. Tetapi, pada kasus kampung susun, nampak justru masyarakat terdampak tak terfasilitasi di kampung susun. 

"Tapi kalau ujung-ujungnya Kampung Susun Bayam untuk para pekerja penduing JIS buat apa dilakukan CAP. Itu namanya menipu. Membohongi publik," katanya.[]