Ekonomi

Pertumbuhan Indonesia 7,07 Persen, Faisal Basri: Tak Dapat Medali Jika Dibandingkan Negara Lain

Faisal Basri menilai pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II 2021 jika dibandingkan dengan negara lain diibaratkan tak dapat medali dalam olimpiade


Pertumbuhan Indonesia 7,07 Persen, Faisal Basri: Tak Dapat Medali Jika Dibandingkan Negara Lain
Ekonom Universitas Indonesia (UI), Faisal Basri (AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin)

AKURAT.CO Ekonom Faisal Basri menilai pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II 2021 jika dibandingkan dengan negara lain diibaratkan tak dapat medali dalam olimpiade.

"Kecepatan pemulihan kita paling lambat jangan dibandingkan dengan Vietnam tak alami resesi," katanya saat menjadi pembicara di CNN, Jumat (7/8/2021).

Menurutnya kecepatan pertumbuhan Indonesia sebenarnya lambat, jika dibandingkan dengan negara lain. 

"Seperti Singapura kecepatan pertumbuhannya mencapai 28%. Sedangkan Uni eropa 27%, dan Filipina hingga 26%, Indonesia cuma 12% jadi enggak dapat medali, berlari tapi tak cukup cepat," serunya.

Ia mengungkapkan laju pertumbuhan negara lain lebih cepat karena memberlakukan pengetatan lebih awal, sehingga saat ini menikmati pertumbuhan lebih besar.

Ia juga memberikan catatan untuk kuartal III 2021, sebaiknya pemerintah membantu masyarakat karena kembali terjadi pengetatan. Pihaknya pun berharap pemerintah tak lagi memberikan sembako, namun bantuan tunai yang dinilai lebih efektif.

"Plis kapok lah, sadar lah, tobat lah jangan sembako tapi kasih uang. Itu (sembako) bisa 20% ilang untuk logisitik, panitia dan macam-macam," ucapnya.

Menurutnya bantuan tunai dapat mendongkrak konsumsi lebih efektif karena uang bakal dibelanjakan dan memicu perputaran ekonomi.

Diwaktu yang sama, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Mukhamad Misbakhun mengatakan pertumbuhan ekonomi 7,07% pada kuartal II 2021 merupakan signal awal yang menandakan bahwa Indonesia mulai keluar dari fase pertumbuhan negatif.