Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020 Bakal Minus 3,1 Persen


Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2020 Bakal Minus 3,1 Persen
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menghadiri rapat untuk membahas omnibus law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (14/04/2020). Rapat kerja dengan agenda pemaparan pemerintah dalam forum resmi tersebut akan dilanjutkan dengan tanggapan dari masing-masing fraksi di DPR atas pemaparan pemerintah. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 bakal berada di minus 3,1 persen.

Menurutnya angka ini sudah masuk dalam zona negatif mengingat pada periode Mei-Juni roda perekonomian lumpuh akibat adanya PSBB.

"Kuartal kedua diperkirakan sudah mencapai minus 3 persen," ujarnya dalam diskusi virtual, Jum'at (3/7/2020) malam.

Pemerintah terus mencari cara agar pertumbuhan dalam negeri tidak masuk zona negatif sampai akhir tahun. Paling tidak untuk mengangkat pertumbuhan, ekonomi kuartal III dan IV harus ada perbaikan secara total. Dengan begitu, secara kumulatif ekonomi Indonesia tidak begitu terperosok.

"Kuartal III dan IV diharapkan meningkat tetapi kita tahu bahwa yang bisa membela di kuartal III dan 4 mau tidak mau adalah peran pemerintah. Makanya kita mendorong government spending itu sehingga bisa mencegah masuk ke zona negatif di akhir tahun ini," terangnya.

Mantan Menteri Perindustrian ini menambahkan, beberapa lembaga keuangan dunia memproyeksikan untuk tahun depan Indonesia sudah masuk ke jalur positif. Beberapa prediksi itu datang mulai dari IMF, World Bank, Bloomberg, dan lain lain.

"Berbagai survei dan proyeksi dari lembaga internasional tahub depan Indonesia sudah masuk di jalur positif, tentu kita berharap di 2021 kita juga sudah masuk di jalur positif," tandasnya.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co