Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Capai Target, Bukti Kinerja Pemerintah di Bidang Ekonomi Berhasil

Pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07 persen adalah hasil dari kebijakan yang diberikan pemerintah


Pertumbuhan Ekonomi Capai Target, Bukti Kinerja Pemerintah di Bidang Ekonomi Berhasil
Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto (tengah) bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun (kiri kedua), Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin (kiri), Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Muhidin M Said (kedua kanan) dan Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena (kanan) saat menggelar jumpa pers di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (5/8/2021). Jumpa pers ini menanggapi mengenai Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07 persen pada kuarta (Sopian)

AKURAT.CO  Pemerintah telah berhasil menguatkan pertumbuhan ekonomi dengan baik sehingga melepaskan Indonesia dari jurang resesi.

“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini sudah mencapai 7,07 persen melaju sangat signifikan dan ini sesuai dengan harapan kita kami dari Partai Golkar sebesar besarnya mengapresiasi kinerja dari pemerintah dan beberapa pihak yang terlibat sehingga kita terlepas dari yang namanya resesi dan ini sudah on the right track,” kata Ketua Komisi XI dari Fraksi Golkar Dito Ganinduto dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (5/8/2021). 

Dalam konferensi persnya, merespon pernyataan Badan Pusat Statistik (BPS) yang melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07 persen pada kuartal II-2021 secara year on year (yoy), Dito Ganindito didampingi, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR, Muhidin M Said, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena, dan 2 orang Anggota Komisi XI DPR, Misbakhun dan Puteri Komarudin. 

Menurut Dito, pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,07 persen adalah hasil dari kebijakan yang diberikan pemerintah bisa merupakan pertumbuhan ekonomi yang sangat besar sejak tahun 2004. 

“Hal ini seiring diberlakukan kebijakan PPKM dalam mengurangi mobilitas masyarakat akan tetapi ekonomi tetap berjalan dengan baik yang ditujukan dengan pemyeimbangan aspek kehidupan life and livehood dengan beberapa stimulus,” ujarnya. 

Dirinya mengatakan hal tersebut tak terlepas dari kerjasama antara pemerintah melalui dukungan-dukungan dari Fraksi Partai Golkar di DPR atas kebijakan perekonomian terhadap pemulihan ekonomi di Indonesia.

“Tak hanya itu tren pemulihan ekonomi di kuartal kedua 2021 menunjukkan sinyal positif perbaikan kinerja perekonomian domestik yang cukup kuat terlihat dari indeks keyakinan konsumen di bulan Juni 2021 satu berada di level 107,4 kemudian realisasi belanja negara hingga Juni 2002 satu sebesar 42,5 persen dari target APBN atau tumbuh sebesar 9,4 year on year,” katanya. 

Lebih lanjut Dito yang juga Bendahara Umum DPP Partai Golkar itu mengungkapkan dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB) sektoral, berbagai sektor usaha terus menunjukkan perbaikan kinerja diantaranya pada triwulan kedua tahun 2021: sektor industri pengolahan, yang menjadi penopang dengan share 19,29 persen yang tumbuh 6,58 persen (yoy). 

“Terutama ditopang oleh Industri Alat Angkutan yang tumbuh tinggi sebesar 45,70 persen. Hal ini tidak terlepas dari dukungan stimulus yang didorong oleh KPC-PEN melalui insentif pembebasan PPnBM untuk sektor kendaraan bermotor dan sektor perumahan,” ujarnya.