Ekonomi

Pertamina Bakal Pasok Avtur ke Bandara NYIA Kulon Progo


Pertamina Bakal Pasok Avtur ke Bandara NYIA Kulon Progo
Kendaraan bahan bakar avtur pertamina sedang melakukan pengisian pesawat kecil di bandara Sentani, Jayapura, Provinsi Papua, Selasa (2/4/2019). Indonesia tengah bersiap-siap melakukan uji coba mengolah minyak kelapa sawit (CPO) menjadi green avtur. Bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), PT Pertamina (Persero) tengah mengembangkan katalis yang memungkinkan untuk memecah minyak. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Menjelang beroperasinya Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang nantinya akan melayani masyarakat Yogyakarta, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation IV yang meliputi Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta pun bakal mensupport pasokan bahan bakar avtur.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV, Tengku Fernanda mengatakan saat ini Pertamina mengoperasikan kantor satelit atau kantor pengawas di Bandara NYIA sambil menunggu pembangunan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang akan rampung pada Oktober 2020.

Rencananya, fasilitas DPPU tersebut akan dilengkapi dengan 4 (empat) tangki timbun dengan kapasitas masing-masing sebanyak 1.000 Kiloliter (KL) maupun fasilitas pengisian avtur Fuel Hydrant System atau melalui dengan sistem bawah tanah sebanyak 44 unit.

“Fuel Hydrant System ini dibangun untuk memenuhi standar operasional distribusi bahan bakar di Bandara Berskala Internasional, sehingga tidak perlu lagi mobil tangki hilir mudik dari pesawat satu ke yang lainnya,“ ujar Tengku dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya, pelayanan Avtur di NYIA telah dapat disalurkan menggunakan 2 (dua) unit kendaraan refueller dengan kapasitas masing-masing 16 Kiloliter (KL) dan 6 tangki modular avtur dengan kapasitas masing-masing 23 kiloliter (KL). Jumlah tersebut terbilang cukup mengingat rata-rata konsumsi di bandara NYIA saat ini kurang lebih 10 KL per hari.

Sementara untuk pasokan avtur di bandara NYIA akan disuplai dari Terminal BBM Rewulu dengan alternatif titik suplai dari Terminal BBM Cilacap. Saat ini, konsumsi avtur untuk pesawat udara di wilayah Provinsi DI Yogyakarta berkisar antara 200 KL perhari.

“Jumlah tersebut berasal dari penyaluran avtur di bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Dengan beroperasinya bandara NYIA, Pertamina memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi avtur sebanyak 5-10 persen atau sebanyak 210-220 KL per harinya. Tentu nantinya jumlah tersebut akan terus naik seiring bertambahnya jumlah penerbangan”, tandasnya.[]