News

Pertama Kali sejak Kudeta, Aung San Suu Kyi Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali sejak Kudeta, Aung San Suu Kyi Muncul di Hadapan Publik


Pertama Kali sejak Kudeta, Aung San Suu Kyi Muncul di Hadapan Publik
Aung San Suu Kyi kini menghadapi 4 dakwaan dari pemerintah militer Myanmar dan sidang berikutnya akan diadakan pada 15 Maret

AKURAT.CO, Pemimpin Myanmar yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, muncul di sidang pengadilan melalui konferensi video pada Senin (1/3). Ia terlihat dalam keadaan sehat selama tampil di depan pengadilan di ibu kota Naypyidaw, menurut salah satu pengacaranya. Dua dakwaan lainnya ditambahkan terhadapnya usai kudeta.

"Saya melihat Amay di video, ia tampak sehat. Ia meminta untuk bertemu dengan pengacaranya," ungkap pengacara Min Min Soe, menggunakan istilah yang berarti 'ibu' untuk Suu Kyi, dilansir dari Reuters.

Wanita yang memimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) itu tak terlihat di depan umum sejak pemerintahannya digulingkan. Ia ditahan bersama dengan para pemimpin partai lainnya.

baca juga:

Suu Kyi awalnya dituduh mengimpor 6 radio protofon (walkie-talkie) secara ilegal. Namun, belakangan, tuduhan melanggar undang-undang (UU) bencana alam dengan melanggar protokol virus corona turut ditambahkan.

Pada Senin (1/3), 2 dakwaan lainnya ditambahkan. Dakwaan pertama merupakan bagian dari hukum pidana era kolonial yang melarang publikasi informasi yang dapat menyebabkan ketakutan atau tanda bahaya. Dakwaan kedua masuk dalam UU telekomunikasi yang menetapkan lisensi untuk peralatan.

Sidang berikutnya akan diadakan pada 15 Maret. Sementara itu, para pengkritik mengklaim tuduhan itu dibuat-buat.

Tak sampai di situ, Jenderal Senior Min Aung Hlaing menyampaikan pernyataan yang dibacakan oleh seorang pembaca berita di MRTV. Ia menegaskan akan menindak pegawai negeri yang menolak bekerja untuk junta. Militer pun dikatakan tengah menyelidiki korupsi oleh pemerintah sipil dengan menuding otoritas menyalahgunakan dana yang ditujukan untuk upaya pencegahan COVID-19.

Sementara itu, sebuah komite yang dibentuk oleh anggota parlemen yang digulingkan dari pemerintah sipil telah mengumumkan pembentukan pemerintah di pengasingan. Min Aung Hlaing menyatakannya ilegal dan siapa pun yang terkait dengannya akan dihukum.

Kudeta telah menghentikan transisi Myanmar menuju demokrasi setelah hampir 50 tahun. Tindakan itu menuai kecaman dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya dan meningkatkan kekhawatiran di antara negara tetangganya.

Citra Puspitaningrum

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first