Tech

Pertama di Dunia, Deteksi Covid-19 Kurang dari 5 Menit

Dengan metode ini, "cangkang" virus dalam air liur dan sampel biologis lain yang diambil dari pasien dibelah dan dicampur dengan enzim dalam larutan


Pertama di Dunia, Deteksi Covid-19 Kurang dari 5 Menit
Pertama di Dunia, Deteksi Covid-19 Kurang dari Lima Menit

AKURAT.CO, Para peneliti berhasil mengembangkan metode pengujian diagnostik tercepat virus covid-19. Tak seperti tes lainnya, sebuah prosedur baru ini hanya memakan waktu kurang dari lima menit.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Rikiya Watanabe, kepala peneliti di lembaga penelitian nasional Riken di Wako, Prefektur Saitama, berencana untuk segera mengembangkan peralatan metode tersebut dan memulai uji klinis pada akhir Maret 2023.

Tes polymerase chain reaction (PCR) telah menjadi rujukan WHO untuk memeriksa infeksi, tetapi ini memakan waktu yang lama, setidaknya satu jam sebelum hasilnya diketahui karena metode tersebut melibatkan proses yang memperkuat asam ribonukleat (RNA) virus corona, yang menyimpan informasi genetik virus.

Selanjutnya tes antigen, meskipun dapat langsung mendeteksi protein yang merupakan karakteristik virus dan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk memberikan hasil. Namun metode ini kurang akurat dibandingkan metode PCR, dan kasus positif palsu dan negatif palsu sering dilaporkan.

Metode baru tidak membutuhkan dua langkah tersebut. Dilansir dari asahi.com, metode pengujian yang disebut sebagai deteksi RNA digital bebas amplifikasi berbasis CRISPR (SATORI), menggunakan enzim yang aktif saat mendeteksi RNA.

Dengan metode ini, "cangkang" virus dalam air liur dan sampel biologis lain yang diambil dari pasien dibelah dan dicampur dengan enzim dalam larutan.

Larutan tersebut kemudian ditempatkan ke piring yang terdiri dari tabung reaksi mikro untuk memeriksa molekul yang bersinar saat enzim diaktifkan. Ketika cahaya dari molekul terdeteksi, itu berarti ada virus.

Cara tersebut dapat mendeteksi virus dalam waktu 5 menit meskipun jumlahnya sangat kecil dengan memeriksa reaksi di dalam tabung reaksi mikro yang berkapasitas satu per tiga triliun masing-masing 3 mililiter.

Untuk jumlah biaya per tes, para peneliti ungkapkan bahwa jumlah harga hampir sama dengan metode PCR.

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu