Entertainment

Persidangan Mafia Tanah Nirina Zubir Harus Ditunda Hingga Minggu Depan

Sidang seharusnya digelar hari ini Selasa (21/6) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.


Persidangan Mafia Tanah Nirina Zubir Harus Ditunda Hingga Minggu Depan
Aktris Nirina Zubir memberikan keterangan pers terkait mafia tanah di Jakarta, Rabu (17/11/2021). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Persidangan mafia tanah yang harusnya digelar hari ini, Selasa (21/6) di Pengadilan Negeri Jakarta Barat harus ditunda hingga minggu depan.

Majelis hakim menyebut satu hakim sedang mengalami sakit dan hakim lainnya tengah menjalani persidangan lain.

“Alasan ditunda karena ada hakim anggota yang sedang sakit dan satunya lagi sedang sidang (di ruangan lain)," ujar hakim ketua di dalam persidangan, Selasa (21/6).

baca juga:

"Sedangkan, dalam mendengarkan keterangan saksi, diharuskan ada tiga hakim yang memimpin," sambungnya.

Majelis hakim menyebut persidangan yang beragendakan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu harus ditunda hingga 28 Juni 2022.

“Kami minta mohon maaf, uang di sini sudah disampaikan ada tiga saksi yang dihadirkan dan kepada saksi, mami minta maaf, saudara telah meluangkan waktunya di Pengadilan," ucapnya.

Di persidangan sebelumnya, Nirina Zubir mengaku meminta terdakwa Riri Khasmita dihadirkan secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Kalau saya sebenarnya agak ribetnya ya pengadilan dalam bentuk zoom kayak gini, gak denger lah, itu kameranya mendengung lah, kalau lagi ngomong juga gak kedengaran ngomong apa," ujar Nirina Zubir di PN Jakarta Barat, Selasa (7/6).

Istri Ernest Fardiyan Syarif itu mengaku akan lebih nyaman apabila terdakwa dihadirkan secara langsung.

"Saya sih kenapa gak didatangi aja dan juga pertanyaan saya satu lagi ini kan istilahnya kita dah berjarak dengan terdakwa," tuturnya.

"Kalau tidak terlalu banyak meminta saya rasa kalau akhirnya masker nya dibuka aja toh mereka juga berjarak kan di antara semua tahanan mereka sudah ditaro di tahanan khusus," sambungnya.

Nirina juga menyampaikan harapannya agar bisa mendapatkan keadilan atas kasus yang merugikan keluarganya tersebut.

"Tapi kembali lagi untuk Pengadilan Negeri nya juga saya memohon untuk keadilan untuk semua lah," ucapnya.

Seperti diketahui, Nirina Zubir tengah menghadapi masalah mafia tanah yang diduga dilakukan oleh mantan asisten rumah tangga (ART) mendiang ibunya. ART tersebut bernama Riri Khasmita dan bersekongkol dengan sang suami, Ferdianto. Selain Riri dan Ferdianto, polisi juga menetapkan tersangka kepada notaris yang membantu pasangan suami-istri tersebut dalam melancarkan aksinya.

Para tersangka dijerat Pasal 263, 264, 266, dan 372 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan dan pemalsuan dokumen (TPPU). Kemudian Pasal 3, 4 dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Atas perbuatan Riri Kasmita tersebut, keluarga Nirina Zubir mengalami kerugian hingga mencapai Rp17 miliar.[]