News

Persaja KPK Harap Johanis Tanak Bisa Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi

Persaja KPK Harap Johanis Tanak Bisa Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi
Gedung Merah Putih KPK (AKURAT.CO/Fajar Rizky Ramadhan)

AKURAT.CO Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) Perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik terpilihnya Johanis Tanak sebagai Wakil Ketua KPK.

Persaja berharap, terpilihnya Johanis bisa menguatkan sinergitas antarpenegak hukum saat resmi menjabat sebagai pimpinan KPK nanti. Dalam hal ini, bisa menuntaskan agenda-agenda pemberantasan korupsi.

"Harapan kami, semoga dengan terpilihnya beliau, semakin mempererat dan memperkuat sinergi aparat penegak hukum dalam upaya bersama menuntaskan agenda-agenda pemberantasan korupsi," kata Ketua Persaja Perwakilan KPK Budhi Sarumpaet melalui keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

baca juga:

Budhi menuturkan, penguatan sinergitas antarpenegak hukum dinilai sangat penting dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebab, kerja sama yang baik diyakini bisa membuat penegakan hukum terhadap pelaku korupsi bakal semakin tajam.

Lebih lanjut, Budhi menerangkan, kehadiran Johanis juga diharapkan bisa menjalankan sistem kerja di lembaga antirasuah yang sempat terganggu usai ditinggal Lili. Johanis juga diharapkan bisa menguatkan upaya penindakan dan pencegahan korupsi yang kini tengah digencarkan KPK.

"Sehingga KPK semakin profesional dan mendukung berbagai langkah strategi KPK melalui upaya pendidikan anti korupsi, pencegahan dan penindakan," ujar Budhi.

Sebagai informasi, Komisi III DPR RI akhirnya menetapkan Johanis Tanak sebagai calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru menggantikan Lili Pintauli Siregar.

Keputusan itu diambil setelah pimpinan dan anggota Komisi III DPR lainnya melakukan pemungutan suara. Hasilnya Johanis terpilih dengan suara terbanyak, yakni 38 suara, sedangkan I Nyoman Wara mendapatkan 14 suara usai menjalani fit and proper test.

"Hasil perhitungan, voting dengan sistem one man one vote, dengan nama I Nyoman Wara jumlah suara 14 dan saudara Johanis Tanak jumlah suara 38, dan satu suara tidak sah. Total 53 suara sesuai jumlah kehadiran," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Adies Kadir di dalam rapat di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu (28/9/2022).

"Johanis Tanak terpilih sebagai calon anggota pengganti pimpinan KPK masa jabatan 2019-2023, apakah bisa disetujui?" tanya Adies.

"Setuju," seru para anggota yang hadir.

Setelah itu, peserta sidang Komisi III DPR sepakat untuk menyetujui Johanis Tanak sebagai calon pimpinan (capim) pengganti Lili yang mengundurkan diri. Pernyataan setuju itu diiringi oleh ketukan palu Adies sebagai tanda kesepakatan. []