News

Perpecahan PAN Makin Terang, Parpol Baru Amien Rais Siap Dideklarasikan


Perpecahan PAN Makin Terang, Parpol Baru Amien Rais Siap Dideklarasikan
Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais saat diwawancarai oleh jurnalis usai melakukan pertemuan tertutup dengan Taufik Kurniawan dan Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4). Usai melakukan pertemuan tertutup, Amien Rais menjelaskan bahwa dirinya membahas soal dinamika Pilpres 2019. Ia meminta kepada masyarakat yang memiliki hak pilih untuk tegas menolak suap yang diberikan oleh oknum-oknum tertentu dan tidak menggunakan kekuatan asing untuk (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin menilai, langkah senior Politisi Amien Rais untuk membentuk partai baru sangat memungkinkan.

Karena menurutnya, sebagai pejuang politik dan setelah tersingkir dari PAN partai yang didirikan Amien Rais, tidak ada kata lain, selain mendirikan partai baru. Hal itu juga sebagai bagian langkah perjuangan Amien Rais dan pengikutnya untuk bisa berpartisipasi dalam politik Indonesia.

"Partai baru Amien Rais hanya tinggal menunggu waktu saja. Akan dideklarasikan dalam waktu dekat. Amien Rais dan tim lagi bergerak untuk mendeklarasikan partai barunya tersebut," kata Ujang saat dihubungi AKURAT.CO, Sabtu (1/8/2020).

Ujang menyebut, di internal PAN terdapat dua kubu besar. Pemimpin yang dikomandani oleh Zulkifli Hasan (Zulhas) seperti berkeinginan masuk dalam koalisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sementara, dikubu Amien Rais tidak sama sekali kenginginan untuk masuk dalam koalisi.

"Namun Zulhas arusnya lebih besar dan bisa saja dibantu pemerintah, lalu menyingkirkan Amien Rais dan pendukungnya," ucapnya.

Meski demikian, Ia menyarankan agar partai baru yang diketuai oleh Amien Rais harus diisi dari berbagai komponen masyarakat, bisa dari intelektual, ulama, pengusaha, pemuda atau milenial dan seluruh figur yang menjadi kekuatan komponen bangsa, apapun profesinya.

"Tapi itu semua tergantung dari strategi yang dibangun dan digunakan oleh pengurus partai baru tersebut. Harus mampu menghadirkan sesuatu yang baru, yang berbeda dengan konsep kebanyakan partai yang sudah ada," pungkasnya.[]

Ainurrahman

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu