News

Perpanjang PPKM Level 2, Anies Yakin Jakarta Keluar dari Pandemi

PPKM diperpanjang sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 447 Tahun 2022.


Perpanjang PPKM Level 2, Anies Yakin Jakarta Keluar dari Pandemi
Anies Baswedan (Instagram/@aniesbaswedan)

AKURAT.CO  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang PPKM level 2 di Jakarta selama dua minggu kedepan. 

Keputusan Anies itu mulai berlaku terhitung sejak 10 hingga 23 Mei 2022. Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 447 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 Corona Virus Disease 2019. 

Anies optimistis, Jakarta bakal segera keluar dari kepungan pandemi Covid-19. Keyakinan itu didasari atas indikator kasus yang terus menunjukan perbaikan dan koreksi. 

baca juga:

"Insya Allah, sebentar lagi kita akan segera melewati pandemi ini dengan baik. Terus bersabar, bersama-sama kita berdoa, dan jaga imunitas tubuh, jaga kesehatan, semoga kita semua terhindar dari wabah yang berbahaya," katanya di Balaikota, Kamis (12/5/2022). 

Dia mengatakan, Pandemi memang belum benar-benar berakhir. Karenanya kewaspadaan tetap harus terjaga. Kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan tak boleh mengendur hingga Jakarta benar-benar keluar dari kepungan wabah itu. 

"Ingat, pandemi ini belum benar-benar berakhir, jangan abai, tetap pakai maskernya, jaga jarak, dan rajin mencuci tangan di setiap selesai berkegiatan,” kata Anies. 

Dalam Keputusan Gubernur tersebut, tercantum bahwa selama masa PPKM Level 2, setiap orang Jakarta yang telah divaksinasi, harus dibuktikan dengan status telah divaksin pada aplikasi Jakarta Kini (JAKI), aplikasi PeduliLindungi, da atau bukti vaksinasi yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. 

Untuk diketahui, penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan penegakan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam Keputusan Gubernur ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.[]