News

Pernyataan 'Menteri Komentator' Berbuntut Panjang, Politisi PDIP Dilaporkan Sahabat Mahfud

Ferry menyesali perkataan Pacul yang seharusnya dapat meredakan ketegangan dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Pernyataan 'Menteri Komentator' Berbuntut Panjang, Politisi PDIP Dilaporkan Sahabat Mahfud
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat memberikan keterangan di ruang Fraksi PDIP, kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022). Bambang Pacul mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam kasus yang terjadi di internal Polri soal penembakan yang dilakukan Bharada E kepada Brigadir J. Kejanggalan itu, dikatakan Pacul, yakni bagaimana bisa sesama abdi negara bisa kontak senjata. AKURAT.CO/Sopian (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sahabat Mahfud melaporkan Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) atas ucapan 'Menteri Komentator' yang diduga mengarah kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. 

"Kita sangat menyayangkan pernyataan dari Ketua Komisi III, Bapak Bambang Wuryanto ini. Karena selayaknya sesama pejabat negara saling mendinginkan suasana dengan memberi pernyataan yang menyejukkan kita semua," kata Koordinator Sahabat Mahfud Ferry Harahap dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/8/2022). 

Pacul sebelumnya menyindir balik Mahfud MD yang menyebut DPR pasif dalam kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Pacul kemudian menyindir tupoksi Mahfud yang seolah-olah mendahului kepolisian saat berkomentar mengenai penetapan tersangka pembunuhan Brigadir J.

baca juga:

"Kami tidak masuk dalam ranah kasus yang saat ini sedang disorot rakyat Indonesia ini, kami hanya menyayangkan ucapan beliau yang harusnya menjadi penyejuk bagi masyarakat, " ucap Ferry. 

"Kami sangat menyesali kalimat tersebut, karena rakyat Indonesia banyak mendapatkan informasi dari Menkopolhukam melalui media, sehingga kita tahu apa yang terjadi sekaligus bentuk pengawasan dan koordinasi beliau terhadap kasus meninggalnya Brigadir J yang juga menjadi perintah Presiden untuk mengusut tuntas," sambungnya.[]